The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Politisi PDIP Apresiasi Alih Fungsi Asrama Haji Jadi RS Covid-19
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. (Instagram/rahmadhandoyo)
News

Politisi PDIP Apresiasi Alih Fungsi Asrama Haji Jadi RS Covid-19

Keseriusan pemerintah.

Senin, 12 Juli 2021 11:19 WIB 12 Juli 2021, 11:19 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah telah menjadikan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sebagai rumah sakit darurat penanganan pasien Covid-19. Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengapresiasi langkah pemerintah tersebut.

Menurut Rahmad, perubahan fungsi Asrama Haji Pondok Gede menjadi rumah sakit darurat membuktikan pemerintah serius menangani pasien yang terpapar Covid-19 agar tidak terlantar karena tidak mendapatkan penanganan.

“Ini kan bukti nyata, pemerintah bekerja serius dan bertindak  all out menangani saudara-saudara kita yang sakit. Bayangkan, hanya dalam lima hari, Asrama Haji tersebut bisa dibuat berubah fungsi menjadi rumah sakit penanganan Covid-19. Bukan untuk tempat isolasi mandiri lho,” ujar Rahmad kepada Indozone, Senin (12/7/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini menyampaikan, secara khusus komisi IX DPR RI juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Kesehatan yang telah memfasilitasi segala fasilitas kesehatan penanganan Covid-19 di Wisma Haji tersebut.

“Sekitar sepuluh hari yang lalu, presiden Jokowi memanggil pak Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR), Budi Gunadi (Menkes) dan Ahok (Komut Pertamina). Ternyata ketiga orang ‘nekad’ ini  berhasil membuat RS Pertamina Cabang Asrama  Haji. Kita apresiasi," tuturnya.

Di sisi lain, Rahmad berujar segala upaya dan kerja keras pemerintah mengatasi lonjakan kasus Covid-19 akan menjadi percuma jika masyarakat masih abai dengan protokol kesehatan.

“Ini menjadi catatan kita bersama. Berapapun rumah sakit yang disiapkan negara, jumlahnya tidak akan pernah cukup untuk membendung lonjakan kasus Covid-19, jika masih banyak masyarakat yang mengabaikan terhadap protokol kesehatan. Negara sudah pontang-panting tapi kalau kita tidak taat aturan, ya percuma," imbaunya.

Maka dari itu, Rahmad menekankan Covid-19 bisa dikendalikan jika semua pihak bekerja sama serta mulai menggelorakan semangat bergotong-royong terutama di masa PPKM Darurat.

Kemudian dia berharap pemerintah di daerah-daerah juga melakukan hal yang sama, membuat rumah sakit penanganan Covid-19 dengan cara memanfaatkan gedung dan sarana Pemda.

BACA JUGA: Wagub DKI Akui Ada Warga Timbun Oksigen di Rumah, Padahal Tak Butuh

“Untuk memperbanyak rumah sakit penanganan Covid-19 di daerah, pemerintah pusat harus melakukan pendampingan mengingat keuangan daerah terbatas,” harap Rahmad.

Seperti diketahui, Asrama Haji yang sudah berubah fungsi jadi rumah sakit darurat Covid-19, mulai beroperasi, Sabtu  (10/7/2021).  Di rumah sakit yang berlokasi di Pondok Gede, Jakarta Timur ini tersedia 910 tempat tidur isolasi, termasuk 36 high care unit (HCU). Kemudian, lebih dari 370 tempat tidur untuk tenaga kesehatan.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
Utami Evi Riyani
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US