The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Muhammad Kece Ditangkap Polisi, Abu Janda Mencak-Mencak: Penegakan Hukum Cacat!
Kolase foto Abu Janda dan Muhammad Kece. (Instagram/YouTube)
News

Muhammad Kece Ditangkap Polisi, Abu Janda Mencak-Mencak: Penegakan Hukum Cacat!

Rabu, 25 Agustus 2021 14:55 WIB 25 Agustus 2021, 14:55 WIB

INDOZONE.ID - Penangkapan YouTuber Muhammad Kace Murtadin alias Muhammad Kece mendapat sorotan dari pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda.

Berseberangan pendapat dengan banyak orang yang menginginkan Muhammad Kece ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, Abu Janda justru menilai bahwa penangkapan Kece menunjukkan penegakan hukum di Indonesia cacat.

Dia mengatakan demikian dengan merujuk pada kasus-kasus penistaan agama lain yang dilakukan oleh sosok-sosok yang lain.

Sosok-sosok yang dia maksud itu antara lain Ustaz Abdul Somad (UAS), Yahya Waloni, dan Menachem Ali. 

Abu Janda pun mengkolasekan tangkapan berita-berita mengenai empat orang tersebut lewat unggahan di Instagram-nya, @permadiaktivis2.

"penista agama islam M. Kece sudah ditangkap.. nah, seumpamanya kalau ke-empat ustadz di kolase foto ini adalah pendeta yang meng olok-olok Allah atau hina nabi Muhammad, pasti ke-empat nya sudah ditangkap juga ???? demikian lah pasal penodaan agama CACAD ala negeri wakanda.. hanya menghukum penista agama islam saja," kata dia.

ist
Unggahan Abu Janda. (instagram)

Bukan sekali ini saja Abu Janda mengutarakan pendapat demikian. Sebelum Muhammad Kece ditangkap, dia juga sudah mengatakan hal serupa.

Ia menyayangkan tekanan publik yang mendesak polisi menangkap Muhammad Kece.

"Intinya saya menyayangkan di negeri ini bapak2 penegak hukum sering mendapat tekanan publik untuk memproses penodaan agama islam," katanya.

Abu Janda berpendapat demikian karena menilai aparat justru tidak memproses orang-orang yang menistakan agama selain Islam.

"Sebaliknya penodaan terhadap agama non islam, aparat malah mendapat tekanan publik untuk tidak memproses, misal: diancam demo berjilid2 jika memproses hukum seorang ulama, padahal ulama nya jelas2 menista agama lain.. misal: kasus abdul somad yang dilaporkan karena menistakan agama kristen.. tidak lanjut karena riskan kegaduhan jika diproses. Jadi menurut saya, pasal penodaan agama di Republik ini CACAD karena sering hanya dipakai untuk mengejar penista agama islam saja," kata dia.

Adapun Muhammad Kece ditangkap setelah adanya empat laporan yang diterima polisi terkait penistaan agama yang dilakukannya.

Bareskrim Polri sudah menaikkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya, kasus ini sudah terbukti melanggar undang-undang.

Berbagai hinaan dan ejekan dilontarkan oleh Muhammad Kece melalui sejumlah video yang ia unggah di kanal YouTube-nya.

Dalam video yang diunggahnya pada 25 Juli 2021, misalnya, ia menghina tradisi lempar jumrah yang dilakukan oleh jemaah haji saat beribadah di Mina.

Lempar jumrah sendiri secara historis bermakna sebagai simbol melempar setan yang diejawantahkan ke dalam tiga bagian, yakni jumrah ula (pertama) atau jumrah sughra, jumrah wustha (tengah), dan jumrah 'aqabah (terakhir).

Di mata Kece, tradisi tersebut tidak masuk akal. Ia juga menyebut bahwa ajaran Nabi Muhammad hanyalah mitos.

"Masa mengurangi siksa kubur harus dengan pelepah kurma yang masih basah. Gak masuk akal. Lempar setan pakai kerikil. Gak masuk akal. Itu mitos itu. Ajaran Muhammad itu ajaran mitos. Mitos supaya mencintai tanah Arab, tanggung jawabnya kagak ada," katanya sambil tertawa.

Tak cuma itu, Kece juga bilang kalau Muhammad tidak bisa menyelamatkan umat.

"Terus lagi, saya tahu bahwa Muhammad ini tidak bisa menyelamatkan umat. Ayatnya tidak ada di Alquran. Jadi saya bingung ikutin Muhammad, ragu. Ya, jadi tinggalin ajalah gak jelas," katanya.

Dalam videonya yang lain, ia menyebut Nabi Muhammad dikerumuni jin. Dia juga bilang kalau tidak ada satupun wahyu Tuhan yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, serta menyebut Nabi Muhammad tidak akan masuk surga.

"Ada ayatnya Nabi Muhammad dikerumuni jin. Nabi Muhammad itu dekat dengan jin, pokoknya saya bongkar," katanya.

Muhammad Kece (Youtube)
Muhammad Kece (Youtube)

Dia juga menyebut bahwa Islam hanya sekadar jalan politik untuk mencari makan.

"Jangan menyebarluaskan, membangga-banggakan Arab. Tidak ada apa-apanya Nabi Muhammad bin Abdullah itu. Makanya di Quran tidak tertulis Muhammad bin Abdullah," kata dia pula.

Muhammad Kece diduga murtad dari Islam dan pindah ke Kristen pada tahun 2014 dan ia sudah dibaptis.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US