The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Teroris yang Ditembak Mati di Makassar Satu Kelompok dengan Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral
Tim Gegana Polda Sulsel melakukan pengamanan di sekitar lokasi rumah terduga bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar di Jalan Tinumbu,Kelurahan Bunga Ejaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang) News
News

Teroris yang Ditembak Mati di Makassar Satu Kelompok dengan Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral

Melawan saat ditangkap.

Jumat, 16 April 2021 09:23 WIB 16 April 2021, 09:23 WIB

INDOZONE.ID - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membongkar satu fakta baru di balik kasus penangkapan satu terduga teroris berinisial MT di Makassar yang berujung tembak mati karena melawan. Ternyata, MT merupakan satu jaringan dengan bomber bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. Dia menyebut MT memiliki jaringan yang sama dengan dua teroris yang tewas akibat bom bunuh diri beberapa waktu yang lalu.

"MT bagian sama dengan kelompok itu dan berkaitan dengan peledakan di Gereja Katedral," kata Kombes Zulpan kepada Indozone, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga: Polri Sebut Total 31 Terduga Teroris Sudah Ditangkap Pasca Bom Makassar

Zulpan lantas mengungkap sosok teroris Rizaldi yang merupakan anggota kelompok teroris JAD. Rizaldi merupakan sosok yang menikahkan bomber bom bunuh diri.

Terkait dengan MT, ternyata usai bebas dari penjara, ternyata MT bergabung dengan Rizaldi.

"MT merupakan eks napiter tahun 2016 yang telah keluar dari tahanan. Setelah keluar ternyata bergabung lagi dengan ke kelompok pimpinan Rizaldi yang telah ditindak tegas di awal tahun di Makassar," beber Zulpan.

Sekedar informasi, Densus 88 bersama Polda Sulsel terus melakukan pengembangan kasus bom bunuh diri di Makassar. Kemarin siang, tim bergerak ke kediaman MT untuk menjemputnya karena disinyalir MT terlibat dalam kelompok teroris.

Saat tiba dikediaman MT, pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam ke arah petugas. Polisi pun akhirnya menindak tegas MT dengan cara menembak pelaku karena dinilai membahayakan petugas.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US