The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Penampakan UFO di Amerika, Intelijen Sebut Kemungkinan Pesawat Mata-mata Tiongkok-Rusia
Ilustrasi pesawat UFO. (Freepik).
News

Penampakan UFO di Amerika, Intelijen Sebut Kemungkinan Pesawat Mata-mata Tiongkok-Rusia

Belum bisa dipastikan

Senin, 07 Juni 2021 18:26 WIB 07 Juni 2021, 18:26 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah benda terbang tak dikenal atau unidentified flying object (UFO) membuat heboh publik Amerika Serikat (AS) melalui laporan seorang pilot Angkatan Laut. Namun pihak intelijen Amerika membantah hal itu karena belum menemukan bukti kuat.

Kendati seperti itu, pihak intelijen belum bisa menjelaskan gerakan tidak biasa yang telah membingungkan para ilmuwan dan militer, seperti yang dikutip dari The New York Times.

Laporan tersebut menentukan bahwa sebagian besar lebih dari 120 insiden selama dua dekade terakhir tidak berasal dari militer Amerika atau teknologi canggih pemerintah AS lainnya, kata para pejabat. 

Tekad itu tampaknya menghilangkan kemungkinan bahwa pilot Angkatan Laut yang melaporkan melihat pesawat yang tidak dapat dijelaskan mungkin menemukan program yang dimaksudkan untuk dirahasiakan oleh pemerintah.

Baca Juga: Sejak Pandemi, Pendaftar Haji Baru di Mataram Turun Hingga 50 Persen

Laporan akhir juga akan mencakup lampiran rahasia, kata para pejabat. Sementara lampiran tidak akan berisi bukti yang menyimpulkan bahwa fenomena tersebut adalah pesawat ruang angkasa asing, para pejabat mengakui bahwa fakta bahwa itu akan tetap terlarang bagi publik kemungkinan akan terus memicu spekulasi bahwa pemerintah memiliki data rahasia tentang kunjungan alien ke Bumi.

Banyak dari lebih dari 120 insiden yang diperiksa dalam laporan tersebut berasal dari personel Angkatan Laut, kata para pejabat. Laporan tersebut juga memeriksa insiden yang melibatkan militer asing selama dua dekade terakhir. Pejabat intelijen percaya setidaknya beberapa fenomena udara bisa menjadi teknologi eksperimental dari kekuatan saingan, kemungkinan besar Rusia atau Tiongkok.

Seorang pejabat senior yang diberi pengarahan tentang intelijen mengatakan tanpa ragu-ragu bahwa pejabat AS tahu itu bukan teknologi Amerika. Dia mengatakan ada kekhawatiran di antara pejabat intelijen dan militer bahwa Tiongkok atau Rusia dapat bereksperimen dengan teknologi hipersonik.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
M Fadli

M Fadli

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US