The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pilu Ibu dan Anak Tewas di Dalam Mobil, Tertimpa Batu Raksasa saat Longsor di Sibolangit
Warga mencoba menolong korban longsor di Sibolangit, Deliserdang. (Foto: Antara/Fransisco Carolio)
News

Pilu Ibu dan Anak Tewas di Dalam Mobil, Tertimpa Batu Raksasa saat Longsor di Sibolangit

Minggu, 24 Oktober 2021 11:58 WIB 24 Oktober 2021, 11:58 WIB

INDOZONE.ID - Bencana longsor yang terjadi di ruas Jalan Jamin Ginting KM 36, tepatnya di tikungan Tirtanadi, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, pada Sabtu malam (23/10/2021) menewaskan ibu dan anak serta seorang lainnya.

Sang ibu bernama Layani Br Bangun, warga Sekoci Besitang. Guru berusia 58 tahun itu meninggal dunia bersama putrinya, Novita Sari br Sembiring (29 tahun).

Mereka berdua tewas usai mobil Daihatsu Xenia bernomor pelat B 2236 KFB yang mereka tumpangi, ringsek setelah tertimpa batu raksasa yang jatuh dari ketinggian akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Sumatera Utara.

Warga mencoba menolong korban longsor di Sibolangit, Deliserdang. (Foto: Antara/Fransisco Carolio)
Warga mencoba menolong korban longsor di Sibolangit, Deliserdang. (Foto: Antara/Fransisco Carolio)

Layani dan putrinya sempat dilarikan ke RSUP Adam Malik di Medan, namun nyawa mereka tak tertolong.

Selain mereka, seorang lainnya yang juga berada di dalam mobil tersebut, yakni Armando Sebayang (31 tahun), juga ikut tewas. Armando meninggal di Puskesmas Sibolangit.

Sedangkan dua penumpang lainnya, yakni Gusrini Hagaina br Ginting (23 tahun) dan Ferdinan Tarigan (32 tahun), selamat dari kematian. 

Gusrini yang masih berstatus mahasiswa, mendapat perawatan di RS Efarina Etaham, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Sedangkan Ferdinan dirawat di RSUP Adam Malik.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Indozone dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.27 WIB.

Saat itu, mobil Xenia warna hitam yang ditumpangi oleh para korban melintas di tikungan Tirtanadi di tengah hujan deras.

Tiba-tiba, bebatuan dari atas tebing di pinggir jalan merosot ke jalan dan salah satu batu yang paling besar jatuh menimpa mobil tersebut hingga nyaris rata dengan aspal.

Warga setempat yang mengetahui kejadian itu bergegas menyelamatkan para korban.

Selain mobil Xenia warna hitam tersebut, longsor juga nyaris menimpa sebuah mobil jenis Toyota warna putih dengan nomor pelat BK 1178 HP.

Mobil Toyota warna putih nyaris tertimpa material longsor di Sibolangit. (antara)
Mobil Toyota warna putih nyaris tertimpa material longsor di Sibolangit.  (Foto: Antara/Fransisco Carolio)

Menyusul peristiwa itu, akses jalan Medan-Berastagi dan sebaliknya ditutup untuk sementara karena membahayakan nyawa.

"Kondisi di TKP sangat mengkhawatirkan karena tebing masih labil," ujar Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar, seraya menyampaikan agar masyarakat Brastagi yang hendak menuju Medan atau sebaliknya, agar kembali.

"Kami tidak akan memberikan akses karena ini sangat berbahaya. Nanti kalau ada nyawa yang hilang, jadi sia-sia," tambah Sonny.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US