The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

 Israel Akan Kirim 1 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hampir Kedaluwarsa ke Palestina
FOTO FILE: Seorang petugas kesehatan Palestina memberi seorang wanita dosis vaksin AstraZeneca terhadap COVID-19 di Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel 25 Maret 2021. (photo/REUTERS/Raneen Sawafta/File Foto)
News

Israel Akan Kirim 1 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hampir Kedaluwarsa ke Palestina

Jumat, 18 Juni 2021 21:46 WIB 18 Juni 2021, 21:46 WIB

INDOZONE.ID - Israel akan mengirim sedikitnya 1 juta dosis vaksin COVID-19 ke Otoritas Palestina (PA) di bawah kesepakatan berbagi suntikan dalam mendorong kampanye vaksinasi Palestina di Tepi Barat dan Gaza.

Di bawah ketentuan kesepakatan, yang diumumkan oleh kantor Perdana Menteri Israel yang baru, Naftali Bennett, PA setuju untuk memberi Israel sejumlah dosis vaksin timbal balik dari salah satu pengirimannya sendiri yang akan tiba akhir tahun ini.

Kesepakatan vaksin adalah salah satu langkah kebijakan awal terhadap Palestina oleh Bennett sejak dia dilantik pada Minggu (13/6), menggantikan mantan pemimpin Benjamin Netanyahu.

"Israel akan mentransfer ke Otoritas Palestina 1 sampai 1,4 juta dosis vaksin Pfizer," kata pernyataan bersama dari kantor Bennett serta Kementerian Kesehatan dan Pertahanan Israel pada Jumat (18/6) dikutip dari REUTERS.

Masih mengacu ke pernyataan tersebut, dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang dialokasikan akan hampir kadaluwarsa, karena itu disetujui untuk dikirim ke Palestina. Selain itu, Israel menyatakan bahwa stok vaksin yang dimiliki negara itu cukup untuk "memenuhi kebutuhannya hari ini".

Baca juga: Tegas! Anies Minta Seluruh Kegiatan di Jakarta Harus Tutup Jam 9 Malam: Tanpa Kompromi

Sebuah sumber di kementerian kesehatan PA mengonfirmasi kesepakatan itu dan mengatakan Palestina berharap menerima pengiriman dosis Pfizer pada Agustus atau September.

Sementara Israel menyatakan akan menerima dosis timbal balik dari PA pada September atau Oktober.

Tidak ada pihak yang mengatakan kapan transfer awal vaksin dari Israel ke PA akan dilakukan.

Israel, yang memimpin dunia dengan peluncuran vaksinnya yang cepat, telah menghadapi kritik karena tidak berbuat lebih banyak untuk memastikan akses vaksin bagi Palestina di wilayah yang direbutnya dalam perang 1967.

Palestina diketahui juga telah menerima dosis vaksin dari Israel, Rusia, China, Uni Emirat Arab, dan inisiatif berbagi vaksin global COVAX.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US