The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rupiah Masih Tertekan, Ini Respons Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso).
News

Rupiah Masih Tertekan, Ini Respons Bank Indonesia

Tetap optimistis.

Selasa, 07 April 2020 14:04 WIB 07 April 2020, 14:04 WIB

INDOZONE.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan, Selasa (7/4/2020). Terpantau pada RTI pukul 13.14 WIB,  rupiah melemah 17 poin atau 0,10% ke level 16.430/US$. 

Rupiah pada perdagangan Selasa ini dibuka pada level 16.413. Rupiah sempat berada di level tertinggi hari ini, yaitu 16.390/US$, sebelum akhirnya melemah kembali.

Sepanjang satu bulan terakhir, atau selama pandemi virus corona masuk Indonesia, kurs rupiah sudah terkontraksi hingga 14,51%. Bank Indonesia (BI) pun telah mengerahkan segala upaya, misalnya dari penurunan tingkat suku bunga acuan, hingga melakukan intervensi melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder yang menghabiskan anggaran hingga Rp192 triliun.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengaku masih optimistis jika melihat berbagai indikator perekonomian yang ada. Terlebih, kata dia, dengan Perppu Nomor 1 Tahun 2020, BI juga memiliki keleluasaan dalam melakukan intervensi pada SBN di pasar primer maupun lelang. 

"Kalau kita lihat, sejumlah indikator keuangan sampai dengan saat ini memang masih relatif terjaga, inflasi di bulan Maret rendah 0,10% atau secara tahunan year on year-nya adalah 2,96%. Kemudian neraca perdagangan di Februari juga masih surplus, demikian juga OJK menjelaskan stabilitas sistem perbankan terjaga, dengan CAR yang tinggi NPL yang rendah dan juga likuiditas yang cukup. Juga di sistem pembayaran," ujar Perry saat dikonfirmasi Indozone, Selasa (7/4/2020). 

Meski demikian, kata Perry, eskalasi peningkatan penyebaran Covid-19 tetap harus diwaspadai. Dia berharap melalui upaya yang dilakukan pemerintah secara masif, penanganan di bidang kesehatan dan kemanusiaan akan berdampak positif ke sektor riil. 

Berikut kurs jual beli dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 12.45 WIB.

  • BNI: Beli Rp16.229, jual Rp16.634
  • BRI: Beli Rp16.255, jual Rp16.575
  • Mandiri: Beli Rp16.225, jual Rp16.580
  • BTN: Beli Rp15.967, jual Rp16.617
  • BCA: Beli Rp16.380, jual Rp16.530
  • CIMB Niaga: Beli Rp16.392, jual Rp16.502

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Ivanrida
Sigit Nugroho
JOIN US
JOIN US