The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pedagang Mogok, Pemprov DKI Siapkan Stok Daging Beku di 5 Tempat Ini
Ilustrasi penjeal daging. (Freepik).
News

Pedagang Mogok, Pemprov DKI Siapkan Stok Daging Beku di 5 Tempat Ini

TTIC.

Jumat, 22 Januari 2021 13:36 WIB 22 Januari 2021, 13:36 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) menyediakan stok daging sapi beku yang terdapat pada lima Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di wilayah Ibukota.

Berdasarkan data dari Pelaksana tugas Kadis KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati, kelima tempat tersebut adalah TTIC Pasar Minggu, Rawa Sari, Pangkalan Jati, Kalideres, dan TTIC Klender.

"Dinas KPKP berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC)/ Pasar Mitra Tani menyediakan stok daging sapi beku," ucap Suharini dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Dinas KPKP menyebutkan, bagi masyarakat Jakarta yang memerlukan daging sapi dapat membelinya di 5 TTIC tersebut. Harga jual daging sapi di TTIC berkisar Rp70.000 - Rp90.000/ kg sesuai spesifikasi daging

Baca Juga: Detik-detik Video Polisi Letuskan Senjata Ringkus Sindikat Perampok Bersenpi di Semarang

"Selain penjualan langsung (offline) daging sapi beku ditempat, TTIC juga melayani penjualan online dalam rangka memudahkan masyarakat mendapatkan daging beku yang berkualitas dan terjangkau. Masyarakat dapat mengaksesnya di Pasar Mitra Tani Gofood pada aplikasi Gojek," terangnya.

Dilain hal dalam upaya mencarikan solusi para pedagang daging di pasar tradisional untuk mengakhiri aksi mogoknya maka Kementrian Perdagangan juga telah mengadakan koordinasi dengan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Provinsi DKI Jakarta

Pantauan petugas Dinas KPKP di pasar tradisional dan informasi dari Perumda Pasar Jaya, dibeberapa pasar pedagang daging sapi sudah ada yang berjualan. Namun daging yang dijual merupakan stok daging sebelum aksi mogok.

Seperti diketahui sebelumnya, pedagang daging di Jabodetabek melakukan aksi mogok berjualan dikarenakan adanya kenaikan harga sapi hidup di negara asalnya, yakni Australia yang berdampak terhadap tingginya harga daging sapi di Jabodetabek.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Sarah Hutagaol
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
M Fadli

M Fadli

Writer
Sarah Hutagaol

Sarah Hutagaol

Reporter
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US