The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Erick Thohir: Ledakan Bom di Makassar Bisa Ganggu Vaksinasi
Menteri BUMN Erick Thohir. (photo/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
News

Erick Thohir: Ledakan Bom di Makassar Bisa Ganggu Vaksinasi

Ganggu perekonomian Indonesia yang tengah bangkit.

Minggu, 28 Maret 2021 22:46 WIB 28 Maret 2021, 22:46 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan insiden bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar bisa mengganggu proses vaksinasi, khususnya di wilayah setempat.

"Saat ini masih pandemi dan masyarakat serba kesulitan, apalagi ini bisa mengganggu program vaksinasi," kata Erick di sela meninjau program Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Kompleks Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur, seperti dilansir Antara, Minggu (28/3/2021).

Menurut Erick, masyarakat ada rasa ketakutan kalau nantinya program vaksinasi ikut terganggu akibat peristiwa tersebut.

Terhadap peristiwa tersebut, Erick Thohir menyarankan prihatin dan meminta semua pihak menahan diri karena kondisi sekarang Indonesia masih berupaya melawan pandemi COVID-19.

"Mohon dengan hormat pihak tertentu menahan diri karena ini benar-benar kondisi yang tak menguntungkan bangsa Indonesia. Kita masih melawan pandemi, dan ekonomi masih terus mendapat gangguan bagaimana bisa menstabilkan. Tahan diri supaya semua berjalan baik," ucapnya.

BACA JUGA: Kapolri: Pelaku Bom Makassar Inisial L Bagian Kelompok JAD, 4 Orang Diamankan

Insiden ledakan yang diduga bom terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Ahad, sekitar Pukul 10.30 WITA.

Lokasi ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balai Kota Makassar itu langsung membuat heboh dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi.

Pada saat ledakan terjadi, umat di dalam gereja baru saja selesai melaksanakan Misa Minggu Palma.

Dilaporkan belasan orang korban luka termasuk petugas gereja dan jemaat masih dirawat di 3 rumah sakit, sementara potongan jenazah pengebom bunuh diri masih diselidiki identitasnya.

Polisi mengatakan pelaku adalah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor dan ingin menerobos masuk ke dalam gereja.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US