The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dianggap Tak Becus Tangani COVID-19, Menkes Paraguay Mazzoleni Mengundurkan Diri
Menteri Kesehatan Paraguay Julio Mazzoleni berbicara kepada media selama konferensi pers di mana dia mengumumkan bahwa Paraguay telah mendaftarkan kasus virus korona pertama yang dikonfirmasi, di Asuncion, Paraguay, 7 Maret 2020. (photo/REUTERS/Jorge Ado
News

Dianggap Tak Becus Tangani COVID-19, Menkes Paraguay Mazzoleni Mengundurkan Diri

Sabtu, 06 Maret 2021 19:25 WIB 06 Maret 2021, 19:25 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Kesehatan Paraguay Julio Mazzoleni, Jumat (5/3) waktu setempat, akhirnya menyatakan mundur setelah anggota dewan sehari sebelumnya mendesak Mazzoleni agar meninggalkan jabatannya.

Dilansir dari REUTERS, dia didesak untuk turun dari jabatannya lantaran rekor kasus COVID-19 menyebabkan pasokan obat terbatas dan sistem rumah sakit hampir kewalahan.

Mazzoleni menjadi pejabat kesehatan senior terbaru yang dipaksa mundur dalam beberapa pekan terakhir di tengah kemarahan warga di seluruh Amerika Latin atas penanganan pandemi serta lambatnya peluncuran vaksinasi.

Menteri kontroversial itu awalnya menegur deklarasi tak mengikat Senat yang memintanya untuk mundur, tetapi beberapa jam kemudian dirinya menyatakan mundur usai pertemuan dengan Presiden Amrio Abdo.

Baca juga: Jumpa Pria yang Dikenal dari Medsos, Wanita di Lombok Barat Malah Dibegal, Begini Nasibnya

"Kami bersama sepakat bahwa saya mundur ... demi melahirkan perdamaian yang kita perlukan untuk menghadapi tantangan ini," kata Mazzoleni.

Presiden lantas menunjuk  wakil menteri kesehatan, Dr. Julio Borba, untuk menggantikan Mazzoleni. Borba mengatakan kepada awak media bahwa dirinya akan mulai melacak obat-obatan dan pasokan segera.

Terlepas dari janji-janji itu, massa kembali turun ke jalan ibu kota Asuncion pada Jumat.

Paraguay melaporkan rekor kasus harian COVID-19, menurut hitungan Reuters, dengan 115 infeksi per 100.000 penduduk dilaporkan dalam tujuh hari belakangan.

Negara itu telah memvaksin kurang dari 0,1 persen dari populasi mereka, menurut data tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US