The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Presiden Lebanon Sebut 2.750 Ton Amonium Nitrat Jadi Penyebab Ledakan di Beirut
Kiri: Presiden Lebanon,Michel Aoun. (Wikipedia). Kanan: Potret mengerikan ledakan di Beirut. (REUTERS/Mohamed Azakir)
News

Presiden Lebanon Sebut 2.750 Ton Amonium Nitrat Jadi Penyebab Ledakan di Beirut

Rabu, 05 Agustus 2020 09:46 WIB 05 Agustus 2020, 09:46 WIB

INDOZONE.ID - Michel Aoun selaku Presiden Lebanon mengatakan, ada sebanyak 2.750 ton amonium nitrat ditimbun selama enam tahun, di gudang pelabuhan, tempat terjadinya ladakan masif di Beirut pada Selasa (4/8/2020) waktu setempat.

Dia menyebutkan bahwa penimbunan zat kimia itu bersifat eksplosif tersebut “tidak dapat diterima”, lantaran dilakukan secara serampangan dan tidak memperhatikan aspek keamanan.

ledakan di Beirut
Potret mengerikan ledakan di Beirut. (REUTERS/Mohamed Azakir)

Amonium nitrat sendiri adalah senyawa kimia yang biasa dipakai untuk pupuk dan jadi campuran zat, dalam konstruksi pertambangan.

Perdana Menteri meminta kabinet pemerintah segera menggelar rapat, terkait dengan ledakan besar ini serta mengatakan status darurat selama dua minggu, harus segera diumumkan.

Sampai saat ini, jumlah korban tewas akibat ledakan itu sebanyak 78 orang dan telah melukai sekitar 4.000 orang.

Otoritas setempat mengungkapkan, jumlah korban meninggal kemungkinan masih bisa terus bertambah, seiring dengan berjalannya proses evakuasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Putri
Putri

Putri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US