The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sebelum Terbongkar Hamili Anak Gadisnya, Ayah Kandung di Bogor Pura-pura Jadi Suami
Ir, ayah kandung di Bogor yang cabuli anaknya hingga hamil dan menggugurkan janinnya. (YouTube)
News

Sebelum Terbongkar Hamili Anak Gadisnya, Ayah Kandung di Bogor Pura-pura Jadi Suami

Rabu, 17 Februari 2021 11:27 WIB 17 Februari 2021, 11:27 WIB

INDOZONE.ID - Kasus ayah kandung mencabuli anak gadisnya hingga hamil di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyita perhatian publik.

Seperti diketahui, pelakunya adalah IRW (50 tahun). Korbannya adalah anak gadisnya sendiri yang saat ini duduk di bangku SMA, masih 15 tahun.

Setelah mencabuli anaknya berkali-kali sampai hamil 6 bulan, IRW kemudian menggugurkan janin dalam rahim anaknya itu dengan pil tuntas. 

Setelah anaknya mengalami keguguran, janin yang sudah tak bernyawa itu dikubur oleh IRW di belakangan kos-kosan di wilayah Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Ketika perbuatannya menguburkan janin itu diketahui warga dan dilaporkan ke polisi, IRW masih sempat mengaku-ngaku sebagai suami anaknya.

"Kemudian si tersangka mengaku sebagai suaminya. Setelah diselidiki tersangka ini ternyata bapak kandungnya sendiri. Kejadian ini sejak 2020, saat si anak berusia 15 tahun," terang Kapolres  Metro Depok, Imran Edwin Siregar.

Adapun kasus ini terungkap pada 23 Januari 2021.Bermula dari kecurigaan warga yang melihat kuburan di belakang rumah kos-kosan, dari situlah kasus ini terungkap.

"Kemudian warga lapor ke polsek. Polsek menggali, ternyata itu ada jasad bayi," kata Imran.

Dari situ, polisi kemudian menyelidiki dan mendapati bahwa ada seorang anak perempuan di bawah umur yang dirawat di rumah sakit karena baru menggugurkan kandungan.

Setelah ketahuan mengubur bayi, Ir sempat mengaku kepada polisi dan warga kalau ia adalah suami dari anak di bawah umur itu.

"Kemudian si tersangka mengaku sebagai suaminya. Setelah diselidiki tersangka ini ternyata bapak kandungnya sendiri. Kejadian ini sejak 2020, saat si anak berusia 15 tahun," terang Imran.

Ir, kata Imran, kemudian memaksa putrinya untuk meminum pil tuntas untuk menggugurkan kandungannya.

"Jadi, setelah hamil, kemudian dipaksa digugurkan dengan obat jamu, pil tuntas itu, sebanyak 13 butir, dicampur, kemudian gugur dan anak (janin) meninggal. Usia janin kurang lebih 6 bulan," jelasnya.

Saat diperiksa, Ir berdalih menyetubuhi anaknya sendiri karena tak diizinkan menikah lagi oleh anaknya itu.

"Alasannya, dia minta izin ke anaknya mau menikah lagi, karena istrinya meninggal. Anaknya keberatan, gak dikabulkan, dan itu (pencabulan hingga hamil) terjadi," katanya.

Kepada wartawan, Ir mengaku telah 10 kali mencabuli putrinya. Saat ditanya kenapa ia tega, ia mengaku khilaf.

"Khilaf," katanya.

Setiap kali memaksa anaknya berhubungan badan dengannya, Ir mengancam anaknya dengan kekerasan. Dan agar anaknya yang kedua tidak tahu, Ir melakukan perbuatannya pada malam hari.

"Saya ancam ditinggalin. Saya pukul," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US