The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Oknum Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Sulsel, Diduga karena Asmara
Ilustrasi seorang pria menggunakan senjata api (pixabay/Jabbacake)
News

Oknum Polisi Tembak Istri dan Anggota TNI di Sulsel, Diduga karena Asmara

Pergoki istrinya selingkuh.

Jumat, 15 Mei 2020 17:18 WIB 15 Mei 2020, 17:18 WIB

INDOZONE.ID - Bripka H, seorang anggota Polri tega menembak istrinya sendiri dan juga seorang anggota TNI berinisial Serda H di Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebuah isu beredar jika aksi penembakan itu terjadi akibat konflik percintaan di antara ketiga orang itu.

Dihimpun dari berbagai sumber, kasus itu bermula dari istri Bripka H yang dulunya sebelum menikah sempat berpacaran dengan Serda H. Namun pada akhirnya sang istri tersebut menikah dengan Bripka H.

Kedua pasangan itu tinggal terpisah di Makassar dan di Jeneponto. Singkat cerita, suatu hari Bripka H pulang ke rumahnya di Jeneponto tanpa memberitahu sang istri terlebih dahulu.

Bripka H curiga ketika tiba di rumah dan melihat sebuah motor trail terparkir di rumahnya. Dia kemudian masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci dan dalam posisi lampu yang mati.

Bripka H kemudian memergoki sang istri sedang berselingkuh dengan Serda H. Kesal, akhirnya Bripka H menembang sang istri dan anggota TNI tersebut.

Indozone kemudian mencoba menkonfirmasi kasus tersebut ke Polda Sulsel. Pihak Polda Sulsel membenarkan ada insiden penembakan akibat dipicu asmara.

"Benar ada kejadian penembakan tersebut," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dihubungi Indozone, Jumat (15/5/2020).

Lebih jauh Ibrahim mengatakan ada dua orang yang menjadi korban dari penembakan oknum polisi itu. Kedua korban saat ini masih berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Korbannya ada dua orang yaitu istrinya dan satu pria lagi. Kedua korban sedang dirawat di rumah sakit," papar Ibrahim.

Ibrahim tidak mau membeberkan secara rinci kronologi kasus penembakan itu. Alasannya polisi ingin menjaga situasi agar tetap damai.

"Kita mohon maaf tidak memberikan kronologi kejadiannya karena untuk menjaga kepekaan situasinya," pungkas Ibrahim.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US