The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polisi Tangkap Pembunuh Asiong yang Sebelum Tewas Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Banyak
Jefri Wijaya alias Asiong. (Istimewa)
News

Polisi Tangkap Pembunuh Asiong yang Sebelum Tewas Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Banyak

Selasa, 22 September 2020 11:36 WIB 22 September 2020, 11:36 WIB

INDOZONE.ID - Pihak kepolisan Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus pembunuhan Jefri Wijaya (39) alias Asiong yang ditemukan tewas mengenaskan ditemukan di bibir jurang jalan Medan-Berastagi, Kabupaten Karo.

Jefri Wijaya yang merupakan warga Sunggal ditemukan tewas setelah sebelumnya dianiaya dengan sekujur tubuh penuh luka.

Jasad Jefri Wijaya sebelumnya ditemukan tanpa identitas di dalam jurang pada Jumat (18/9/2020) lalu. Para pelaku diperkirakan lebih dari dua orang.

Pelaku itu ditangkap secara terpisah dikawasan Desa Makmur, Sibolangit dan Pancurbatu, Senin (21/9/2020).

Dirreskrimum Poldasu Kombes Irwan Anwar yang dikonfirmasi wartawan membenarkan, adanya penangkapan terhadap pelaku pembunuhan Asiong, Senin (21/9/2020).

Ketika ditanya ada tiga orang tersangka yang ditangkap, Kombes Irwan Anwar mengatakan, bukan tiga orang tapi banyak dan masih pengembangan.

“Bukan tiga orang, banyak. Dan masih dalam pemeriksaan dan pengembangan, akan dirilis,” kata Kombes Irwan Anwar.

Namun, Irwan Anwar belum bersedia menyebut identitas para terduga tersangka serta motif pembunuhan.

Hingga kini polisi masih melakukan pengembangan atas kasus yang menimpa Asiong. Sebelumnya, jenazah Asiong ditemukan dengan sejumlah luka-luka.

Tidak hanya lembam di bagian muka, sejumlah luka lainnya juga terdapat pada jasad korban. 

Diduga disiksa sebelum tewas

Dari keterangan Lisa istri Korban, Asiong diduga mengalami penyiksaan sebelum dibunuh. Salah satunya dibakar hidup-hidup.

"Suami saya disiksa, dibakar hidup-hidup, di bagian pahanya. Dalam badannya hancur, kepalanya juga," kat Lisa.

Lisa menduga pembunuh suaminya adalah orang yang membeli mobilnya.

"Mungkin berkaitan dengan orang-orang yang mencari dia di tanggal 16 (September) di tempat hiburan itu," katanya.

Lisa tak dapat menahan tangisnya saat menceritakan bahwa dia punya tiga anak yang masih kecil, anak yang masih butuh kasih sayang seorang ayah.

"Saya berharap polisi cepat temukan siapa pelakunya. Hukum seberat-beratnya. Saya berharap kepada pihak kepolisian, ungkap terus kasus ini, gak boleh didiamkan. Saya mohon sekali. Anak kami masih kecil-kecil ada tiga," Lisa menambahkan.

Ditemukan warga bawa kotoran ayam

Kanit Reskrim Polsek Berastagi Ipda HF Marpaung mengatakan saksi Dadang Sukoco, sedang memperbaiki kendaraan roda empat milik Miswadi (35) Warga Binjai yang membawa kotoran ayam tak jauh dari lokasi kejadian. 

Tapi karena ada sparepart yang perlu dibeli, Dadang pun mencoba menghubungi temannya.

Namun karena keterbatasan jaringan, dia pun mencari sinyal dengan cara berjalan kesana kemari.

"Dia pun kaget, ketika melihat bekas rumput di arah jurang. Seolah seperti ada orang yang sedang tidur, tapi tak berpakaian. Mereka pun mendekat untuk memastikan, rupanya itu adalah mayat," ujarnya. 

Tak lama berselang petugas dari Polsekta Berastagi pun datang ke lokasi beserta Tim Inafis Polres Tanah Karo guna mengevakuasi mayat dari dalam jurang.

“Sekira pukul 12.30 wib, Pelaksanaan evakuasi mayat dari dalam jurang oleh Personil Polsekta Berastagi dibantu Inafis Polres Tanah Karo AIPTU Amiruddin Tarigan bersama warga Desa Doulu Pukul 13.00 wib," kata HF Marpaung.

"Mayat MR. X di evakuasi dengan menggunakan kantong mayat ditarik keatas dan dimasukan kedalam Ambulans Puskesmas Berastagi menuju RSU Kabanjahe guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, perkiraan korban berusia 35 tahun dan mengalami luka lebam di bagian wajah dan punggung belakang diduga merupakan korban pembunuhan.

Sementara itu, tangan dan kaki korban di sebelah kanan lebam dan kulit terkelupas serta tanpa pakaian.

“Dari hasil keterangan saksi dan bukti bukti TKP sudah kita kumpulkan, guna pengembangan, mencari identitas Mr X, sekaligus sidik lanjut motif meninggalnya Mr X. Kita juga akan membentuk tim UKL untuk memburu pelaku," katanya.

Sementara itu ciri-ciri korban muka bulat, kulit kuning langsat, bibir tebal, tinggi kurang 162 cm. 

Di samping itu perawakannya gemuk, ciri-ciri khusus di punggung ditemukan daging tumbuh seperti kutil.

"Saat ini jenazah korban berada di RSU Kabanjahe untuk Visum et Repertum," ucapnya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US