Menkumham Duga Pelesiran Setya Novanto Sebelumnya Sudah Direncanakan
(photo/ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
News

Menkumham Duga Pelesiran Setya Novanto Sebelumnya Sudah Direncanakan

Indozone Media
Senin, 17 Juni 2019 22:16 WIB 17 Juni 2019, 22:16 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengonfirmasi, Setya Novanto memang sakit & pergi berobat ke dokter. Namun setelah berobat, Setya Novanto mengelabui petugas setelah membayar tagihan.

"Hanya setelah itu, dia mengelabui petugas kita, suruh bayar bill (tagihan) di bawah dan ketika ditanya bapak ke mana, ke bawah. Ya sudah, kamu tunggu saja nanti saya balik. Ternyata, tidak balik," kata Yasonna di gedung DPR, Jakarta, Senin 17 Juni 2019.

Yasonna mengatakan, staf yang mengawal Setya Novanto langsung menelpon ke Lapas dan melaporkan situasi yang ada. Diketahui Setya Novanto tak kembali setelah membayar tagihan.

"Kakanwil mencoba melacak, kemudian sudah ada di media gambar beliau, diambil tindakan oleh Kakanwil," kata Yasonna.

Ketika disinggung soal desakan mundur sebagai Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Yasonna mengatakan semua orang berhak melakukannya.

Yasonna justru kasihan pada petugas yang mengawal Setya Novanto karena telah menjadi korban.

"Boleh saja, siapa saja boleh melakukan itu (desak mundur). Itu kan, ini memang beliau kan mencoba mencari celah, padahal protap sudah ada," kata Yasonna.

"Kasihan anak-anak, ini kan jadi korban dia. Jadi, tidak makan korban sendiri, dia korbankan orang lain lagi. Dulu dokter korban kan, jadi maunya jangan begitulah, kita sebagai orang-orang yang sudah punya pendidikan punya ini, lihat juga jangan sampai kita mengorbankan orang lain, ini si anak kan jadi korban," lanjut Yasonna.

Yasonna menambahkan, belakangan ini diketahui sudah ada mobil yang menunggu Setya Novanto. Dia menduga pelesiran ini telah direncanakan sebelumnya.

TAG
Indozone Media
Indozone Media

Victor Median

Editor