Hakim Tolak Pengajuan Zumi Zola yang Ingin Jadi Justice Collaborator(photo/ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Hakim Tolak Pengajuan Zumi Zola yang Ingin Jadi Justice Collaborator

INDOZONE.ID - Majelis hakim menolak permohonan Zumi Zola yang ingin menjadi 'Justice Collaborator'. Namun di sisi lain, hakim memberikan apresiasi tentang kejujuran Zumi soal kasus gratifikasi dan suap ke DPRD Jambi.

"Majelis juga sependapat dengan jaksa menolak permohonan justice collaborator terdakwa," ujar hakim membacakan putusan Zumi Zola di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018), melansir Detikcom.

"Majelis hakim memberi apresiasi kepada terdakwa yang telah berterus terang, beriktikad baik mengembalikan uang Rp 300 juta yang telah digunakan untuk umrah," sambung hakim.

Seperti diketahui, hakim menjatuhkan vonis vonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan terhadap Zumi Zola.

Selain itu, hakim juga memberikan pidana tambahan mengenai pencabutan hak politik selama 5 tahun setelah dirinya selesai menjalani hukuman pidana pokok.

Zumi terbukti memberikan suap kepada 53 anggota DPRD Jambi periode 2014-2019. Uang suap senilai Rp 16,4 miliar tersebut diberikan sebagai uang ketuk palu supaya DPRD Jambi menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2017 dan tahun anggaran 2018 menjadi Perda APBD 2017 dan 2018.

"Setelah saya konsultasikan dengan penasihat hukum, saya ucapkan terima kasih dan putusan saya terima," ujar Zumi Zola memberikan tanggapan atas vonis.