Jepang Katakan Terdapat 20.000 Kerangka Tentaranya di Papua
photo/Antara/Zuhdiar Laeis
News

Jepang Katakan Terdapat 20.000 Kerangka Tentaranya di Papua

Zal
Selasa, 25 Juni 2019 22:27 WIB 25 Juni 2019, 22:27 WIB

Masafumi Ishii, selaku Duta Besar Jepang untuk Indonesia mengatakan bahwa setidaknya ada 20.000 kerangka tentaranya pada masa Perang Dunia II yang masih berada di wilayah Papua.

Masafumi menyampaikannya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kedua negara mengenai perpanjangan repatriasi kerangka, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa.

Dia juga mengatakan bahwa jumlah 20.000 kerangka itu, berdasarkan data Pemerintah Jepang, tetapi kepastiannya tentu bergantung pada kajian selanjutnya di lapangan.

Kemudian, seiring dengan MoU itu, ia mengatakan bahwa Pemerintah Jepang akan segera mengirimkan tim untuk melaksanakan repatriasi itu berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia dan pemerintah daerah terkait.

Ia pun berharap tim tersebut bisa dikirimkan pada tahun depan supaya bisa segera melaksanakan repatriasi di dua provinsi itu, yakni Papua dan Papua Barat.

Sementara itu, untuk soal anggaran biaya, diakui dia, akan melihat sejauh apa skala kegiatannya, tetapi yang jelas repatriasi yang sempat tertunda itu akan segera dilanjutkan.

Masafumi menambahkan, pemerintah Jepang ingin secepatnya kerangka tentara-tentara mereka dikembalikan ke negaranya setelah lebih dari 70 tahun lamanya.

Lebih lanjut, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud Fitra Arda mengaku masih belum bisa memastikan jumlah kerangka tentara Jepang yang ada di Papua.

"Jumlahnya kami tentu tidak bisa sebutkan. Nanti diekslavasi berapa dulu, baru kita tahu. Namun, yang terpenting kesepakatan ini harus melibatkan masyarakat setempat," ujarnya.

Dan untuk mekanisme di lapangan, Fitra mengatakan bahwa tim dari Indonesia dan Jepang akan menyinkronkan data titik-titik ekskavasi sebelum memulai penggalian.

    TAG
    Indozone Media
    Indozone Media

    Zal

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE