Gunung Merapi Hembuskan Awan Panas Setinggi 1.500 Meter
Awan panas letusan Gunung Merapi Sabtu (9/11) terpantau dari Dusun Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan. (Foto: Antara/HO/BPBD Sleman)
News

Gunung Merapi Hembuskan Awan Panas Setinggi 1.500 Meter

Tidak menyebabkan hujan abu.

Sabtu, 09 November 2019 08:42 WIB 09 November 2019, 08:42 WIB

INDOZONE.ID - Gunung Merapi kembali mengeluarkan letusan awan panas, disertai kolom letusan hingga ketinggian 1.500 meter dari puncak gunung pada Sabtu (9/11) pukul 06.21 WIB. Ini untuk kesekian kalinya, gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta ini mengeluarkan awan panas.

"Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max 65 mm dan durasi ± 160 detik. Kolom letusan setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke Barat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan.

Lanjut Makwan, hembusan angin yang bertiup ke arah barat dari puncak gunung, membuat Kabupaten Sleman tidak mengalami hujan abu. Kendati demikian, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sleman bergerak cepat melakukan pemantauan hujan abu.

"Pemantauan dilakukan di wilayah Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo dan Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan. Tidak terjadi hujan abu vulkanis (di sini). Begitu juga di kawasan Kaliurang dan Turgo di Kecamatan Pakem dan Desa Tunggularum di Kecamatan Turi semua masih aman terkendali," katanya.

Ia menambahkan, Gunung Merapi saat ini masih berstatus 'Waspada'. Rekomendasi jarak aman untuk aktivitas warga adalah tiga kilometer dari Puncak Gunung Merapi.

"Masyarakat juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui aplikasi 'Lapor Bencana Sleman' yang dapat diunduh di Google Play. Di aplikasi tersebut juga dapat diketahui jarak aman pengguna aplikasi dengan Gunung Merapi," pungkasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
fauzi
fauzi

Fauzi

Writer
Fauzi Iyabu

Fauzi Iyabu

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU