The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pura-pura Jadi Polisi, 3 Pria Ini Gerebek Sopir Angkot Main Judi Ludo, Ternyata Sopir Juga
Konferensi pers Polda Metro kasus 3 polisi gadungan peras sopir angkot di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Pura-pura Jadi Polisi, 3 Pria Ini Gerebek Sopir Angkot Main Judi Ludo, Ternyata Sopir Juga

Memeras korban.

Senin, 28 Juni 2021 17:28 WIB 28 Juni 2021, 17:28 WIB

INDOZONE.ID - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap tiga pria yang berpura-pura jadi anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya. Bahkan mereka sempat melakukan penggerebekan dengan tujuan pemerasan terhadap korban yang sedang main judi ludo.

"Kasus pelaku mengaku anggota Polda Metro Jaya ini polisi gadungan, ada tiga orang yang berhasil diamankan dan ada dua laporan polisi mulai dari 9 Juni yang lalu dan kejadiannya bulan Oktober," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/6/2021).

Yusri menyebut salah satu tersangka berinisial HK ternyata sopir angkot juga tapi sudah berhenti, dan dua rekannya berinisial RN dan HGU berprovesi sebagai sopir ojek dan taksi online. Karena pernah menjadi sopir angkot, HK mengetahui aktivitas para sopir angkot di saat jam istirahat di kawasan Ciracas dan Pondok Gede, Jakarta Timur.

"Korbannya beberapa sopir angkot dan pelaku utama yang merencanakan kejahatan ini eks sopir angkot yang melihat ada peluang disitu, ada di Terminal melakukan kumpul-kumpul sopir angkot, melakukan kegiatan judi Ludo menggunakan hp di atas angkutan kota saat istirahat," beber Yusri.

Berbekal masker TNI-Polri, baju bertulis Turn Back Crime dan korek berbentuk pistol, ketiga tersangka melakukan penggerebekan dan membawa sejumlah sopir angkot ke dalam mobil tersangka. Di dalam mobil tersebut, korban diperas oleh para tersangka.

"Korban dibawa pakai mobil keliling dan disitu dilakukan pemerasan dengan mengambil hp dan uang-uang yang ada pada korban-korbannya. Setelah itu diajak keliling dan diturunkan di tengah jalan," kata Yusri.

Tak butuh waktu lama setelah mendapat laporan, Polda Metro Jaya berhasil menangkap seluruh tersangka. Kepada polisi, tersangka mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali dan mendapat uang lebih dari Rp4 juta rupiah.

"Atas perbutannya, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP, ancamannya di atas lima tahun penjara. Kami dalami apakah ada korban-korban lain. Silakan kalau ada yang merasa pernah menjadi korban pelaku, silakan lapor ke Polda Metro Jaya," pungkas Yusri.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahmy Fotaleno
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US