The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Presiden Jokowi Kutuk Keras Tindakan Biadab Israel, Serang Rakyat Sipil di Masjid Al Aqsa
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)
News

Presiden Jokowi Kutuk Keras Tindakan Biadab Israel, Serang Rakyat Sipil di Masjid Al Aqsa

Senin, 10 Mei 2021 13:49 WIB 10 Mei 2021, 13:49 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengutuk keras penyerangan warga muslim Palestina di Masjid Al Aqsa. Dia menyebut tindakan itu sebagai tidak bisa diterima.

"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan," kata Presiden Jokowi melalui akun Twitternya, Senin (10/5/2021).

Tidak hanya itu, kata Jokowi atas nama kepala negarai Republik Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas terhadap Israel.

"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel. Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina," kata Jokowi.

Bentrokan meletus antara pengunjuk rasa Palestina dan polisi Israel di luar Kota Tua Yerusalem pada Sabtu (8/5) ketika puluhan ribu jamaah Muslim shalat di Masjid Aqsa di dekatnya pada malam suci Lailatul Qodar.

Pemuda Palestina melemparkan batu, menyalakan api, dan merobohkan barikade polisi di jalan-jalan menuju gerbang Kota Tua yang bertembok ketika petugas menunggang kuda dan dengan perlengkapan anti huru hara menggunakan granat kejut dan meriam air untuk mengusir mereka.

Sedikitnya 64 orang terluka, termasuk anak di bawah umur dan satu tahun, dan 11 orang dibawa ke rumah sakit, kata Bulan Sabit Merah Palestina. Polisi Israel mengatakan setidaknya satu petugas terluka.

"Mereka tidak ingin kami shalat. Ada perkelahian setiap hari, setiap hari ada bentrokan. Setiap hari ada masalah," kata Mahmoud al-Marbua, 27, berbicara di dekat Gerbang Damaskus Kota Tua saat polisi mengejar pemuda dan menembak mereka.

Ketegangan meningkat di kota itu sepanjang bulan suci Ramadhan, di tengah meningkatnya kemarahan atas potensi penggusuran warga Palestina dari rumah-rumah Yerusalem di tanah yang diklaim oleh pemukim Yahudi.

Di Jalur Gaza Palestina, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di sepanjang perbatasan dengan Israel. Militer Israel mengatakan massa melemparkan ban dan petasan yang terbakar ke arah pasukan.

Militan Gaza menembakkan setidaknya satu roket ke Israel yang mendarat di daerah terbuka, kata militer.

"Kami memberi hormat kepada orang Al-Aqsa, yang menentang arogansi Zionis & kami meminta orang-orang kami di Palestina untuk mendukung saudara-saudara mereka dengan segala cara," Moussa Abu Marzouk, seorang pemimpin kelompok Islam bersenjata Hamas yang memerintah Gaza, berkata di Twitter.

Israel mengatakan pihaknya meningkatkan pasukan keamanan pada Sabtu untuk mengantisipasi konfrontasi lebih lanjut di Yerusalem, Tepi Barat yang diduduki dan Gaza setelah bentrokan sengit meletus malam sebelumnya di Masjid Al-Aqsa.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US