The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Irjen Napoleon Ancam Buka-bukaan di Persidangan, Mabes Polri: Silakan!
Kolase Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kiri) (Istimewa) dan Djoko Tjandra (kanan) (ANTARA)
News

Irjen Napoleon Ancam Buka-bukaan di Persidangan, Mabes Polri: Silakan!

Kasus Djoko Tjandra.

Senin, 19 Oktober 2020 16:38 WIB 19 Oktober 2020, 16:38 WIB

INDOZONE.ID - Tersangka kasus tindak pidana korupsi hilangnya red notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte sempat menyebut akan buka-bukaan dalam kasusnya di persidangan. Mabes Polri pun angkat bicara perihal ancaman Irjen Napoleon itu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono menanggapi ihwal 'buka-bukaan' itu. Dia mempersilakan Irjen Napoleon untuk melakukan buka-bukaan seperti yang dia sempat utarakan.

"Kami tidak perlu menanggapi hal tersebut. Silakan saja (buka-bukaan)," kata Brigjen Awi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/10/2020)

Brigjen Awi enggan berkomentar lebih jauh prihal hal tersebut. Sebab, kasus itu sendiri sudah bukan ranah Polri dan sudah dilimpahkan ke jaksa.

"Sudah dilimpahkan ke JPU, semua kewenangan di JPU. Mau buka-bukaan di pengadilan nggak apa-apa, malah bagus lebih terang benderang," ungkap Awi.

Seperti diketahui, dalam kasus hilangnya red notice Djoko Tjandra, Polri sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka diantaranya Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo, Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra. Dalam rentetan kasus ini, Djoko Tjandra mengaku sudah memberikan upeti sejumlah uang kepada para tersangka. 

Sayangnya hingga kini Polri belum membeberkan jumlah upeti itu. Polri sendiri sudah melimpahkan kasus itu ke jaksa.

Dalam pelimpahannya, Irjen Napoleon sempat memberikan angin dengan nada mengancam. Dia menyebut akan buka-bukaan dipersidangan.

"Ada waktunya, ada tanggal mainnya, kita buka semuanya nanti," kata Irjen Napoleon sebelumnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US