The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kapolda Jatim Tak Jadi Copot Kapolsek Gubeng Kompol Naufil, Kabid Humas: Itu Cuma Hoaks
Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono. (Istimewa)
News

Kapolda Jatim Tak Jadi Copot Kapolsek Gubeng Kompol Naufil, Kabid Humas: Itu Cuma Hoaks

Senin, 25 Mei 2020 22:36 WIB 25 Mei 2020, 22:36 WIB

INDOZONE.ID - Polda Jawa Timur membantah telah dilakukan pencopotan terhadap Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono setelah sebelumnya diusir usai tertidur di tengah rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Surabaya.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi Indozone.id, Senin (25/5/2020).

"Saya pastikan pencopotan itu tidak ada cuma hoaks aja," kata Trunoyudo Wisnu Andiko yang mengaku bersama kapolda sedang mengecek tamu.

Menurutnya apa yang dilakukan Kapolda Jatim terhadap Kapolsek Gubeng hanya berupa teguran saja agar tetap fokus menghadapi pandemi yang terjadi di daerah Jatim.

Padahal sebelumnya Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil Imran sendiri yang meminta pada Karo SDM Polda Jatim agar Kapolsek yang tertidur saat rapat itu, diganti.

Permintaan ini setelah Irjen Muhammad Fadil menegur bawahannya itu karena tertidur saat rapat yang digelar Pemkot Surabaya pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil
Kapolda Jatim Irjen Muhammad Fadil (Istimewa)

Dalam rapat itu, Kapolda menegur Kapolsek Gubeng Kompol Naufil yang mengantuk saat rapat sedang berlangsung.

"Kapolsek jangan tidur. Kamu keluar saja. Saya minta serius, kapolsek jangan main-main," kata Kapolda Fadil.

Kapolda Fadil juga meminta kapolsek tersebut untuk menghadap Kabid Propram Polda Jatim terkait kode etik kepolisian.

"Ini jadi tantangan buat kita supaya kita lebih serius," tegasnya.

Setelah mendapat teguran dari Kapolda Fadil, Kapolsek Naufil kemudian keluar dari ruangan rapat itu.

Setelahnya, Kapolda Fadil meminta seluruh kapolsek untuk serius menghadapi penanganan Covid-19. Hal itu lantaran kasus Covid-19 di Kota Surabaya terus meningkat.

Rapat itu digelar untuk mengetahui secara cepat permasalahan dari dampak Covid-19 di kampung-kampung yang ada di Kota Surabaya.

Mulai dari warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah, hingga warga yang memiliki gejala Covid-19 agar segera ditangani.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US