Pemandangan Manis! Umat Lintas Agama Buka Puasa Bersama di Gereja
Gulf News
News

Pemandangan Manis! Umat Lintas Agama Buka Puasa Bersama di Gereja

INDOZONE NEWS
Selasa, 14 Mei 2019 16:26 WIB 14 Mei 2019, 16:26 WIB
Sekelompok ekspatriat dari lintas agama di Uni Emirat Arab menggelar acara berbuka puasa di sebuah gereja. Acara ini digelar sebagai wujud simpatik untuk menjadikan tahun 2019 sebagai 'Tahun Toleransi'.

Para ekspatriat yang sebagian besar berasal dari Kerala, India itu menggelar buka puasa bersama di gereja Anglikan St Lukas di Ras Al Khaimah, utara UEA. Selain digelar di gereja, acara ini juga turut dihadir para tokoh lintas agama yang terdiri dari agama Islam, Kristen, dan Hindu.

Para tokoh agama itu sengaja datang untuk menyebarkan pesan perdamaian, cinta, dan harmoni di kalangan para ekspatriat di UEA. Bahkan, seorang pendeta Hindu, Swami Sandeep Anadagiri terbang langsung dari Trivandrum, Kerala untuk menghadiri buka puasa ini.

"Kita membutuhkan lebih banyak ajang semacam ini untuk menyebarkan pesan cinta dan perdamaian. Sungguh mengerikan hidup dipenuhi kebencian dn kekerasan," kata Anandagiri.

"Saya di sini untuk menyampaikan pesan khusus dalam acara ini. Saya belum pernah menyaksikan Muslim berbuka puasa dan menggelar shalat di dalam gereja," tambah dia.

"Ini adalah momen yang indah yang akan diingat dalam waktu yang lama. Jika kita melihat sesuatu dengan sikap positif, kita bisa membuat perubahan di sekitar kita," terang dia.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Pendeta bernama Kent Middleton yang hadir. Dia terbang langsung dari Afrika Selatan untuk datang ke acara buka puasa ini. Dia malah menyaranan bahwa acara semacam ini harus dilaksanakan secara reguler tiap tahunnya.

Pernyataan dari Anandagiri dan Middleton turut diamini oleh Sekretaris Jenderal Pusat Budaya Muslim Kerala, Sidalavi Thayat.

"Agenda utama acara ini adalah merayakan Ramadhan dan berbuka puasa sebagai satu komunitas besar," kata dia.

Diketahui, ada sekitar 500 orang yang menghadiri acara buka puasa bersama ini. Tak ada halangan apapun yang terjadi, bahkan setelah berbuka, yang muslim salat di dalam gereja.
    Indozone Media