The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Remaja Pukuli dan Tendangi Kepala Teman Sekolah di Lebong, Cuma Dihukum Sanksi Adat
Farizal, remaja yang dianiaya oleh temannya di Lebong, Bengkulu. (Ist)
News

Fakta Remaja Pukuli dan Tendangi Kepala Teman Sekolah di Lebong, Cuma Dihukum Sanksi Adat

Rabu, 04 Agustus 2021 23:21 WIB 04 Agustus 2021, 23:21 WIB

INDOZONE.ID - Kasus penganiayaan dan perundungan yang dilakukan oleh tiga orang remaja SMP terhadap seorang teman sekolah mereka di halaman sekolah SMA Negeri 4 Lebong, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, Bengkulu, menyita perhatian publik.

Seperti diketahui, baik pelaku maupun korban diketahui sama-sama bersekolah di SMP Negeri 7 Lebong.

Korban bernama Farizal, tinggal di Desa Suka Negeri, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong.

Pascapenganiayaan itu, pelaku yang diketahui berinisial GS dan dua teman gengnya diketahui hanya akan dikenai sanksi adat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Suka Negeri, Jhon Kenedi.

Kenedi bilang, kasus tersebut akan dimusyawarahkan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk diupayakan jalan damai secara kekeluargaan.

"Kita juga akan membuat semacam sanksi adat untuk ketiga pelaku, dan kita juga akan kasi efek jera ke pelaku. Kita serahkan ke pihak yang berwajib supaya memberikan pembinaan, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Baik terhadap mereka ataupun orang lain," kata Jhon Kenedi, Rabu (4/8/2021).

Dalam video yang beredar, Farizal sama sekali tidak memberi perlawanan saat dipukuli dan ditendangi oleh GS. Ia berkali-kali ditendang dan dipukul di bagian kepala, wajah, hingga badan.

"Mereka minta uang rokok kepada saya, dan karena saya tidak punya rokok mereka mengeroyok saya," kata Farizal, Rabu (4/8/2021).

ist
Rumah Farizal. (ist)

Farizal sendiri akhirnya menyerahkan uang Rp2.500 kepada GS. Uang itu tadinya untuk ongkos dia pulang ke rumah. Itupun, setelah menyerahkan uang, ia masih ditendang sekali lagi oleh GS.

Akibat penganiayaan tersebut, Farizal kini mengalami trauma berat. Ia masih takut bertemu dengan pelaku.

Ia pun mengalami memar-memar di bagian tubuhnya yang terkena pukulan dan merasakan pusing dan mual. Hidungnya juga mengalami pendarahan.

Menurut keterangan keluarganya, saat itu Farizal baru saja pulang mengerjakan tugas.

Saat lewat di depan SMA Negeri 4 Lebong, ia dipanggil oleh GS dan dua orang anggota gengnya. Mereka meminta uang rokok kepada Farizal.

ist
Farizal bersama ayah dan ibunya. (ist)

Karena tak mau memberi, mereka lantas menarik Farizal hingga ke lorong dan di sanalah ia dianiaya oleh GS, seraya direkam oleh teman GS.

Artikel Menarik Lainnya:



TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US