The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sisa Obat Pasien Covid-19 Dijual Oknum Nakes hingga Rp40 Juta per Kotak
Konferensi pers Polda Metro kasus penimbunan obat Covid-19. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Sisa Obat Pasien Covid-19 Dijual Oknum Nakes hingga Rp40 Juta per Kotak

Diciduk polisi.

Rabu, 04 Agustus 2021 19:01 WIB 04 Agustus 2021, 19:01 WIB

INDOZONE.ID - Sindikat penimbun obat terapi Covid-19 yang salah satunya merupakan oknum tenaga keseahtan (nakes) berhasil digulung oleh jajaran Polda Metro Jaya. Sindikat ini ditangkap polisi lantaran menimbun dan mengumpulkan sisa obat terapi Covid-19 dari pasien yang sudah meninggal untuk dijual lagi dengan harga yang tinggi.

"Mereka mencari keuntungan dengan cara menjual dengan harga berkali-kali lipat sampai puluhan juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa menyontohkan satu obat yang dijual dengan harga mahal. Obat yang dijual yakni Ivermectin.

"Contohnya Ivermectin sampai Rp40 juta dia jual harga per kotak isinya 12. Harga normal Rp1,6 juta," beber Mukti.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya baru saja menciduk 24 orang terkait kasus penimbunan obat Covid-19. Dari 24 orang ini di antaranya merupakan perawat atau tenaga medis.

BACA JUGA: Oknum Nakes Kumpulkan Sisa Obat Pasien Covid-19 untuk Dijual, Kini Diciduk Polisi

Sindikat ini berperan mulai dari membeli obat terapi Covid-19 menggunakan resep dokter yang sudah di-setting oleh nakes. Sindikat ini juga mengumpulkan obat-obat terapi Covid-19 dari para pasien Covid-19 yang sudah meninggal dunia.

Obat-obat itu pun kemudian dikumpulkan dan ditimbun. Kemudian, sindikat ini menjual obat tersebut dengan harga mahal melalui media sosial.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Utami Evi Riyani
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US