The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Video Presiden Jokowi Telepon Menkes di Tepi Jalan usai Sidak Obat Antivirus ke Apotek
Presiden Jokowi telepon Menkes usai blusukan ke Apotek. (photo/Screenshoot/YouTube/Sekretariat Presiden)
News

Video Presiden Jokowi Telepon Menkes di Tepi Jalan usai Sidak Obat Antivirus ke Apotek

Jumat, 23 Juli 2021 22:49 WIB 23 Juli 2021, 22:49 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Jokowi mendadak blusukan ke sebuah apotek di Bogor, Jawa Barat untuk mengecek langsung ketersediaan obat antivirus hingga vitamin. Namun, Jokowi tak menemukan obat dan vitamin yang ditanyakannya.

Jokowi menanyakan ketersediaan dua obat antivirus yakni Oseltamivir dan Favipiravir. Lalu ia menanyakan ketersediaan obat antibiotik Acetromicin dan vitamin D3 5000UI. Namun semua yang ditanyakan Jokowi tidak tersedia di apotek itu.

Setelah itu, Jokowi langsung menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia menyampaikan bahwa sejumlah obat dan vitamin yang dicarinya tak tersedia di salah satu apotek di Bogor.

"Halo Pak Menteri. Pak Menteri ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir nggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga nggak ada, kosong. Saya cari obat yang antibiotik, Acetromicin juga nggak ada," kata Jokowi  seperti dilihat INDOZONE dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (23/7/2021).

"Baik, kami cek ya," jawab Budi.

"Stok nggak ada sudah seminggu lebih. Terus vitamin D3 juga yang 5000 juga nggak ada. Ini saya," kata Jokowi.

"Apa tadi pak?" tanya Budi.

"Vitamin D3 yang 5000UI," jawab Jokowi.

"Ini saya yang dapet hanya multivitamin yang mengandung zinc, hanya itu. Suplemen juga, suplemen apa ini ada yang apa, D3nya ada tapi hanya yang 1000. Hanya dapat ini saja. Vitamin D3 yang 1000UI. Kemudian yang suplemen yang kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain, obat antivirus, antibiotik nggak ada semuanya," lanjutnya.

"Di Kota Bogor ya pak ya?" tanya Budi lagi.

"Iya, iya," jawab Jokowi.

"Mohon maaf ya pak ya," kata Budi.

"Ini apoteknya Villa Duta," timpal Jokowi.

Menkes Budi kemudian menjelaskan bahwa obat yang dicari Jokowi hanya tersedia di apotek Kimia Farma hingga K24 di Bogor. Ia mengatakan, masyarakat bisa mengecek ketersediaannya secara online.

"Oke, Villa Duta. Karena saya ada catatan, Pak Presiden. Kita kan sudah ada yang online. Saya barusan cek ya pak ya. Misalnya, untuk Favipiravir di apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900. Apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, Kimia Farma di Semplak Bogor 4.200. Jadi nanti saya double check ya. Nanti ini saya kirim ke ajudan Bapak. Itu ada data online yang ada di rumah sakit, nah itu bisa dilihat by kota segala macam. Berikut apoteknya, Kimia Farma, Century, Guardian, K24," jelas Budi.

"Di situ ada semuanya?" tanya Jokowi.

"Ada, online. Bisa dibaca oleh semua rakyat pak," jawab Budi.

Mendengar jawaban itu, Jokowi langsung mengatakan akan mengecek sendiri ketersediaan obat di lokasi yang disebutkan oleh Menkes Budi.

"Oke saya ke sana saja. Saya beli itu, coba ada nggak," kata Jokowi.

"Ah boleh pak, silakan," kata Budi.

"Oke, oke Pak Menkes terima kasih," ucap Jokowi.



Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US