The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hendak Edarkan 195 Kg Ganja ke Medan, Kakak Beradik di Aceh Diciduk Polisi
Dua terduga kurir bersama barang bukti ganja di Mapolres Gayo Lues, Aceh, Kamis (1/7/2021). ANTARA/HO/Humas Polres Gayo Lues
News

Hendak Edarkan 195 Kg Ganja ke Medan, Kakak Beradik di Aceh Diciduk Polisi

Jumat, 02 Juli 2021 23:59 WIB 02 Juli 2021, 23:59 WIB

INDOZONE.ID - Personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gayo Lues, Aceh, menggagalkan peredaran 195 kilogram ganja serta mengamankan dua pelaku.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustaman di Gayo Lues, Jumat (2/7), mengatakan pelaku kakak beradik berinisial SB dan IA. Kedua pelaku warga Kampung Padang, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues.

"Selain dua pelaku, polisi juga memasukkan lima orang lainnya dalam daftar pencarian orang atau DPO karena diduga terlibat dalam peredaran 195 kilogram ganja tersebut," kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman.

Ganja tersebut rencananya hendak dibawa ke Medan, Sumatera Utara oleh mereka.

Penangkapan kakak beradik beserta 195 kilogram ganja tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ada minibus membawa barang terlarang tersebut.

Dari informasi tersebut, kata Kapolres, polisi menggelar razia polisi di Jalan Pegunungan Persada Tongra, Kecamatan Terangun.

Dalam razia tersebut, polisi sempat menghentikan sebuah minibus dengan lima penumpang. Namun, tidak ditemukan barang mencurigakan.

Baca juga: Dukung Sanksi Kepala Daerah yang Tak Laksanakan PPKM Darurat, Ganjar: Agar Bisa Serentak

"Tidak berselang lama, saat petugas memeriksa minibus tersebut, terlihat berhenti sebuah minibus lainnya. Ketika petugas mendekati, dua orang dari mobil tersebut terlihat melarikan diri dengan melompat ke jurang," ujarnya.

Saat petugas mengejar kedua orang tersebut, tiga orang yang berada di minibus yang sempat diperiksa tersebut melarikan diri. Namun, petugas langsung mengamankan dua orang lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku yang ditangkap mengaku yang melarikan diri tersebut rekan mereka. Keduanya mengaku hanya sebagai kurir dengan bayaran Rp2 juta per orang untuk sekali bawa ganja," tuturnya.

Kapolres mengatakan kedua pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 115 ayat (2) Jo. Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentan Narkotika. Ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara serta denda mencapai Rp8 miliar.

"Kini, kedua pelaku bersama barang bukti ganja serta dua unit minibus diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk pengusutan lebih lanjut. Sedangkan lima orang yang masuk DPO tersebut dalam pengejaran dan identitasnya sudah diketahui," kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US