The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tangkal Serangan Korut, Korsel Didesak Ikuti Israel Bangun Iron Dome
Iron Dome di Israel (REUTERS/Amir Cohen/File Photo)
News

Tangkal Serangan Korut, Korsel Didesak Ikuti Israel Bangun Iron Dome

Khawatir artileri Korea Utara.

Jumat, 28 Mei 2021 15:20 WIB 28 Mei 2021, 15:20 WIB

INDOZONE.ID - Kubah Besi atau Iron Dome menjadi salah satu perhatian di tengah pertempuran antara Israel melawan kelompok militan Palestina, Hamas. Di sisi lain, Korea Selatan (Korsel) didesak juga memiliki teknologi Iron Dome untuk bertahan melawan serangan Korea Utara (Korut).

Kementerian Pertahanan Israel sempat membagikan rekaman intersepsi, mengklaim bahwa Iron Dome telah mencegat lebih dari 90% roket yang ditembakkan oleh Hamas.

Hal itu ternyata membuat banyak warga Korea Selatan iri dan berharap negara mereka juga memilikinya.

"Kita harus cepat dan mendapatkan Iron Dome kita sendiri," mereka bersikeras, mencemaskan kurangnya sarana praktis untuk mencegat artileri jarak jauh Korea Utara. 

Media-media di Korea Selatan pun mulai ramai memberitakan dampak positif dan negatif jika negara itu memiliki Iron Dome.

Baca Juga: Mengenal Iron Dome: Teknologi Mahal Israel yang Hanya Cegat Roket Murahan

Israel mengklaim telah mencegat lebih dari 90% roket Palestina selama beberapa bentrokan di wilayah Gaza sejak Iron Dome didirikan pada 2011.

Beberapa ahli berpendapat bahwa perhitungan yang tepat dari tingkat intersepsi roket tidak mungkin dilakukan, mereka memperkirakan tingkat intersepsi Iron Dome yang sebenarnya di  antara 59% dan 75%.

Majalah AS Bloomberg Businessweek mengajukan pertanyaan tentang tingkat intersepsi 90% pada tahun 2014, yang menunjukkan dalam laporannya bahwa tingkat kerugian sipil Israel yang rendah disebabkan oleh kelemahan roket Hamas dan sistem peringatan serta fasilitas evakuasi yang efektif di Israel.

Selama bentrokan lain pada Mei 2019, militer Israel mengatakan telah mencegat 240 dari 690 roket Palestina, atau 29%. Masih belum jelas apakah klaim "tingkat keberhasilan 90%" untuk intersepsi Iron Dome adalah iklan yang akurat atau palsu.

Beberapa bersikeras bahwa selain pertanyaan tentang tingkat akurasi sebenarnya, Korea Selatan membutuhkan Iron Dome yang telah teruji dalam pertempuran untuk menghilangkan kekhawatiran publik tentang kurangnya cara lain untuk mencegat artileri jarak jauh Korea Utara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Lanjar Wiratri
JOIN US
JOIN US