The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gunung Api Purba di Nglanggeran, Pamornya Naik Berkat Lagu 'Banyu Langit' Didi Kempot
Gunung Api Purba di Desa Nglanggeran tampak dari atas. (Facebook/Gunung Api Purba)
News

Gunung Api Purba di Nglanggeran, Pamornya Naik Berkat Lagu 'Banyu Langit' Didi Kempot

Selasa, 05 Mei 2020 13:12 WIB 05 Mei 2020, 13:12 WIB

INDOZONE.ID - Jika ada satu tempat yang paling mengingatkan orang-orang akan kepergian penyanyi campursari Didi Kempot, itu adalah Gunung Api Purba, yang berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Ya, dalam lagu 'Banyu Langit', Didi Kempot menulis lirik yang di dalamnya menyebut Gunung Api Purba di Nglanggeran.  

"Ademe gunung merapi purba/Melu krungu swaramu ngomongke opo/Ademe gunung merapi purba/Sing neng nglanggran Wonosari Yogjokarto (Dinginnya gunung merapi purba/Ikut dengar suaramu mengatakan apa/Dinginnya gunung merapi purba/Yang ada di Wonosari Yogyakarta)."

Menurut Heru Purwanto, anggota kelompok sadar wisata di Desa Nglanggeran, Didi Kempot menulis lagu 'Banyu Langit' itu karena terpesona dengan keindahan alam Nglanggeran setelah sebelumnya berkunjung ke sana. Ia pun tak memungkiri bahwa popularitas desanya terdongkrak berkat lagu tersebut. 

"Waktu itu kami sempat bertemu di pendopo. Beliau minta pendapat dari saya," ucap Heru.

Gunung Api Purba sejatinya bukanlah gunung, melainkan bukit batu setinggi 740 meter di atas permukaan laut. Bebatuan pada bukit itu berwarna hitam, dan di sana-sini ditumbuhi rumput hijau muda yang membuatnya terkesan arkaik.

Indozone.id
Foto: Abul Muamar/Indozone.id

Menurut masyarakat setempat, Gunung Api Purba dahulu berada di dasar laut lalu terangkat dan kemudian menjadi daratan sejak jutaan tahun lalu.

Di sebelah timur puncaknya, terdapat Kampung Pitu yang dikenal mistis dan hanya dapat dihuni oleh tujuh keluarga secara turun temurun. Masyarakat setempat percaya, siapapun yang mencoba tinggal di sana tidak akan bertahan lama. Sementara dari sebelah utara puncak, dapat terlihat Gunung Merapi dengan cukup jelas.

Foto-foto Gunung Api Purba dan Desa Nglanggeran pun ramai muncul di media sosial beberapa jam setelah kabar Didi Kempot meninggal berhembus. Akun Instagram Gunung Api Purba, ikut mengunggah foto Didi Kempot dan mengucapkan duka cita.

Presenter Jejak Petualang, Claresta Taufan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Didi Kempot dengan mengunggah foto-fotonya saat berada di situs Gunung Api Purba melalui akun Instagram-nya dengan caption penggalan lagu 'Banyu Langit'.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US