The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Perusahaan Pembiayaan Diminta Taati Putusan MK
Ilustrasi mobil. (Pixabay/Hans Braxmeier)
News

Perusahaan Pembiayaan Diminta Taati Putusan MK

Tidak boleh melakukan eksekusi menarik kendaraan sepihak.

Kamis, 16 Januari 2020 07:46 WIB 16 Januari 2020, 07:46 WIB

INDOZONE.ID - Dewan Pengawas Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Dennis Firmansjah menyatakan perusahaan pembiayaan harus turut menghormati dan menaati putusan Mahkamah Konstitusi (MK), terkait larangan untuk melakukan eksekusi atau menarik kendaraan sepihak oleh leasing atau pemberi pinjaman.

"Menghormati putusan dari lembaga tertinggi. Kita tidak bisa tidak mengikuti. Kita belum tahu langkah lanjutnya, masih penyesuaian dari putusan yang ada," ucapnya dalam diskusi di Jakarta, Rabu, (15/1/2020).

Menurutnya, upaya pengambilan kendaraan atau eksekusi oleh leasing merupakan tindakan terakhir dari sejumlah tindakan yang sudah dilalui.

"Perusahaan pembiayaan pun berharap semua nasabah bisa membayarnya tepat waktu. Kita lebih efisien melakukan hal lain, ketimbang harus mencari kendaraan untuk dieksekusi. Perusahaan pembiayaan pun tak punya waktu mempersulit nasabah," ungkapnya.

Sebagai informasi, Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 tanggal 6 Januari 2020. Dalam putusan itu disebutkan, penerima hak fidusia atau kreditur tidak boleh melakukan eksekusi sendiri, melainkan harus mengajukan permohonan pelaksanaan eksekusi kepada Pengadilan Negeri.

Namun perusahaan leasing tetap boleh melakukan eksekusi tanpa melalui pengadilan dengan syarat debitur mengakui adanya wanprestasi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fauzi
Yulia Marianti
Mula Akmal
Fauzi

Fauzi

Editor
Mula Akmal

Mula Akmal

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US