The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banyak Orang Stres karena Corona Justru Bikin Bisnis Narkoba Tetap Jalan
Konferensi pers Polri & Bea Cukai terkait penggagalan peredaran 159 kg sabu jaringan internasional di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2020). (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Banyak Orang Stres karena Corona Justru Bikin Bisnis Narkoba Tetap Jalan

Orang stres psikologi butuh barangnya.

Jumat, 26 Juni 2020 11:02 WIB 26 Juni 2020, 11:02 WIB

INDOZONE.ID - Pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunia ternyata tidak membuat jaringan atau sindikat narkotika menghentikan bisnis haramnya. Namun, kondisi ini dimanfaaatkan untuk terus mengedarkan narkoba kepada masyarakat karena ada orang-orang yang stres psikologis dan depresi karena wabah. 

Hal inilah yang disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi melalui akun Twitter miliknya, @prasetyoEdi_ dikutip Indozone, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

"Jaringan narkoba justru memanfaatkan kondisi saat petugas sedang berkonsentrasi menangani permasalahan pandemik Covid-19," kata Prasetio.

Prasetio memandang, para pelaku memasukan narkoba dengan dari berbagai penjuru dengan berbagai modus operandi.
Kendati demikian, lembaga penindak seperti BNN dan Polri terus melakukan berbagai upaya dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari peredaran narkoba, mulai dari sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba hingga memburu pengedar atau sindikatnya. 

"Di Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020, mari kita semuanya saling mengingatkan, menjaga, mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, 100% bahagia dan seratus persen produktif dengan melakukan hal-hal yang positif," jelasnya.

"Bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang lain tanpa narkoba. Hidup 100% sadar, sehat, produktif dan bahagia," tandasnya.

Sekadar informasi, Setiap 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Setiap tahunnya dalam peringatan sebagai Hari Anti Narkotika Internasional dilakukan untuk memperkuat aksi dan kerja sama secara global. 

Sisi lain, sebagai HANI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Penetapan 26 Juni sebagai Hari Narkoba Sedunia digagas oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada 26 Juni 1988 silam.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
M Fadli
Murti Ali Lingga

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US