The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Lewat Hotline Kasus Laskar FPI vs Polisi, Polri Terima Ratusan Aduan
Ilustrasi laporan masyarakat. (freepik/yanalya)
News

Lewat Hotline Kasus Laskar FPI vs Polisi, Polri Terima Ratusan Aduan

Masyarakat merespon.

Senin, 14 Desember 2020 18:20 WIB 14 Desember 2020, 18:20 WIB

INDOZONE.ID - Masyarakat sudah merespon hotline yang dibuat oleh Bareskrim Polri terkait kasus Laskar Front Pembela Islam (FPI) vs anggota Polda Metro Jaya. Dari catatan Mabes Polri tercatat sudah banyak laporan positif maupun negatif yang diadukan masyarakat ke nomor hotline tersebut.

"Sebagai bentuk transparansi Polri penyerangan terhadap anggota Polri oleh laskar ormas. Polri telah membuka layanan hotline pengaduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait melalui pesan WA SMS maupun telepon," kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/12/2020).

Tercatat ada sebanyak ratusan aduan yang masuk ke pihaknya melalui hotline tersebut. Aduan itu mulai dari aduan bersifat positif hingga negatif.

"Respon positif 120 laporan, respon negatif 23 laporan," ungkap Ramadhan.

Lebih jauh Ramadhan menyebut mayoritas aduan yang masuk berupa dukungan terhadap TNI-Polri. Sisanya dia tidak menjelaskan detail laporan negatif apa yang disampaikan masyarakat.

"Sampai dengan saat ini laporan yang masuk berupa bentuk dukungan dari masyarakat kepada TNI-Polri dalam rangka upaya penegakan hukum demi menciptakan rasa aman, tertib dan damai," kata Ramadhan.

Seperti diketahui Bareskrim Polri membuka layanan hotline untuk masyarakat. Masyarakat dibebaskan memberikan informasi maupun masukan terkait kasus baku tembak laskar FPI dengan penyidik Polda Metro Jaya.

Adanya hotline itu diungkapkan langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Nomor hotline-nya yakni 081284298228.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Yulia Marianti
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US