The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

3 Pekan Berjuang, Dokter Bedah Syaraf di Kediri Meninggal Dunia karena Covid-19 
Dr Machmud SpBS (ANTARA Jatim/ istimewa)
News

3 Pekan Berjuang, Dokter Bedah Syaraf di Kediri Meninggal Dunia karena Covid-19 

Meninggal dunia di Surabaya.

Kamis, 10 September 2020 22:35 WIB 10 September 2020, 22:35 WIB

INDOZONE.ID - Seorang dokter ahli bedah syaraf, Dr Machmud SpBS yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri, Jawa Timur, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan tim medis karena terpapar Covid-19.

"Kami kehilangan salah satu dokter terbaik di sini," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima di Kediri, Kamis (10/9/2020).

Menurut dr Fauzan yang juga Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri ini, Dr Machmud meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya, Rabu (10/9/2020), pukul 20.40 WIB.

Baca juga: Asyik, Dosen IPB Berhasil Temukan Masker Spirulina untuk Cegah Jerawat

Dr Machmud sempat menjalani perawatan selama kurang lebih tiga pekan setelah terpapar Covid-19. Ia dinyatakan positif terjangkit Covid-19 pada 20 Agustus 2020, dan tercatat sebagai kasus ke-131 di Kota Kediri.

Fauzan juga juga berharap perilaku warga Kota Kediri yang kini mulai longgar terhadap protokol kesehatan juga harus diperhatikan. Saat ini, pandemi Covid-19 belum berakhir dan terus mengancam keselamatan warga.

"Ini mengingatkan kepada masyarakat jangan pernah meremehkan Covid-19," kata Fauzan Adima.

Fauzan juga meminta kepada masyarakat untuk menghindari keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak. Masyarakat juga harus menerapkan jaga jarak, demi mencegah penyebaran Covid-19, terutama di tempat umum.

Baca juga: Kemendikbud: Selewengkan Dana BOS saat Pandemi Terancam Hukuman Mati!

"Jika tidak ada kepentingan mendesak, jangan keluar rumah," kata Fauzan.

Sementara itu, di Kota Kediri kasus COVID-19 yang terkonfirmasi hingga Rabu (9/9/2020) mencapai 160 orang. Dari jumlah itu, 19 orang masih dirawat, delapan orang dipantau, 127 orang sudah dinyatakan sembuh, dan enam orang meninggal dunia. 

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
JOIN US
JOIN US