The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Yahya Waloni Sebut Yesus Nabi Gagal, Ferdinand Hutahaean Berang
Ustadz Yahya Waloni. (Tangkapan layar)
News

Yahya Waloni Sebut Yesus Nabi Gagal, Ferdinand Hutahaean Berang

Minggu, 28 Februari 2021 16:18 WIB 28 Februari 2021, 16:18 WIB

INDOZONE.ID - Pernyataan Ustadz Yahya Waloni kembali membuat heboh publik. Baru-baru ini, ia mengungkapkan bahwa Yesus Kristus merupakan Nabi yang gagal. Ia mengatakan hanya Nabi Muhammad SAW yang berhasil membimbing umat manusia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ustadz Yahya lewat video ceramahnya di Termometer Islam yang berjudul "Kitab kristen banyak yang kosong karena nabi nya terpalu sering mudik".

"Silsilah agama Yahudi yang sampai saat ini lain dengan agama Yahudi yang dulu, Israel yang dulu. Israel yang dulu itu adalah agama Tauhid," kata Ustadz Yahya.

"Dari 123.999 nabi gagal menuntun manusia ke jalan yang lurus ke jalan agama yang Tauhid. Hanya satu yang berhasil, nabi kita Muhammad SAW. Nabi yang terakhir gagal itu dari 123.999 nabi bernama Yesuah Amasiah atau Isa Almasih dalam bahasa kristennya Yesus Kristus," lanjutnya.

Pernyataan Ustadz Yahya pun mendapat kecaman dari politikus Ferdinan Hutahaean. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh Ustadz Yahya Waloni sudah termasuk penistaan agama.

Baca juga: Ustaz Yahya Sengaja Tabrak Anjing Karena Najis, Saut Situmorang: Muka Dia yang Najis

Ferdinan menilai bahwa Ustadz Yahya semakin berbicara sembarangan karena merasa tidak ada yang berani dengannya.

"Jelas ini masuk kategori penistaan agama. Yahya Waloni ini semakin berulah dan semakin sembarang bicara merasa tidak ada yg berani sama dia dan tdk ada yang berani ganggu dia. Sepertinya Yahya Waloni ini sdh perlu dikandangkan," cuit Ferdinan Hutahaean melalui akun Twitter-nya, Minggu (28/2/2021).

Sebelumnya, Ustadz Yahya Waloni juga pernah menjadi perbincangan publik karena pernyataan kontroversialnya soal menabrak anjing.

Ustadz Yahya mengaku bahwa dirinya pernah menabrak anjing hingga terpental dan kakinya pincang. Dia menabraknya karena hewan tersebut memiliki najis.

"Kutabrak juga seekor anjing. Enggak tahu punya siapa, lari pincang kakinya. Kalau kambing masih saya rem. Tapi kulihat anjing, najis ya saya tabrak. Dulu saya tidak berani tabrak, kalau di Manado," kata Ustadz Yahya Waloni.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US