The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ini Rangkaian Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Andika Perkasa
Calon Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. (ANTARA FOTO)
News

Ini Rangkaian Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Andika Perkasa

Apa saja?

Jumat, 05 November 2021 08:31 WIB 05 November 2021, 08:31 WIB

INDOZONE.ID - Komisi I DPR RI telah menentukan jadwal untuk uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Di mana rangakaian akan dimulai pada hari ini Jumat 5 November 2021 dan berlanjut pada esok hari Sabtu 6 November 2021.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan, berdasarkan rapat internal yang dilakukan oleh Komisi I pada hari Kamis (4/11/2021), memutuskan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dalam rangka fit and proper test diawali dengan verifikasi administrasi dokumen pada hari ini.

"Verifikasi kelengkapan dokumen calon Panglima TNI dilakukan Jumat 5 November pukul 11.00 WIB, oleh Pimpinan Komisi dan Kapoksi," kata Meutya dikutip Jumat (5/11/2021).

Adapun berkas adminstrasi yang harus diserahkan calon Panglima TNI Andika Perkasa meliputi dari bukti Penyerahan Laporan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK, NPWP, SPT Pajak tahun terakhir, Daftar Riwayat Hidup dan Surat Keterangan Berbadan Sehat.

Setelah itu satu hari berselang atau tepatnya pada tanggal 6 November 2021,  RDPU dalam rangka fit and proper test dengan calon Panglima TNI Andika Perkasa dimulai pada pukul 10.00 WIB. Fit and proper test bakal berlangsung terbuka ketika paparan visi-misi, sementara untuk hal strategis akan tertutup.

"RDPU dengan calon Panglima TNI dilakukan Sabtu, 6 November pukul 10.00. Sifat terbuka untuk visi-misi, kecuali untuk hal-hal strategis," beber dia.

Politisi Partai Golkar ini berkata, pasca RDPU dalam rangka fit and proper test kepada calon Panglima TNI Andika Perkasa, maka kemudian Komisi I DPR menggelar rapat internal untuk memutuskan hasil akhir.

"Dilanjutkan rapat internal komisi 1 untuk pemberian persetujuan, pada Sabtu 6 November pukul 13.00 WIB. Selanjutnya diserahkan kembali kepada Pimpinan DPR direncanakan dapat diparipurnakan Senin tanggal 8 November," tandas Meutya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US