The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

SKB 3 Menteri Soal Seragam Dibatalkan MA, P2G Khawatir Intoleransi Tetap Terjadi
Pelajar menaiki bus sekolah (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
News

SKB 3 Menteri Soal Seragam Dibatalkan MA, P2G Khawatir Intoleransi Tetap Terjadi

Minggu, 09 Mei 2021 18:20 WIB 09 Mei 2021, 18:20 WIB

INDOZONE.ID - Mahkamah Agung (MA) resmi membatalkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang seragam sekolah di sekolah negeri. SKB ini keluar setelah viral kasus siswi non-muslim dipaksa memakai jilbab di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

Dengan SKB ini, pemda dan sekolah tidak boleh mewajibkan atau melarang pelajar menggunakan seragam dengan atribut keagamaan tertentu.

Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) kemudian menggugat SKB tersebut dan dikabulkan oleh MA. Mendikbudristek, Mendagri dan Menteri Agama diperintahkan mencabut SKB tersebut.

Namun, menurut Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, pembatalan SKB ini justru bisa memicu intoleransi di sekolah.

“P2G khawatir dengan pembatalan SKB 3 Menteri ini, potensi sikap intoleransi, baik melalui aturan sekolah maupun Perda akan terus bermunculan ke depannya,” ujar Satriwan, dikutip dari Antara, Minggu (9/5/2021).

P2G berharap meskipun SKB ini dicabut, kepala daerah dan kepsek tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebhinekaan. Aturan mengenai seragam siswa juga masih tercantum dalam Permendikbud No 45 Tahun 2014.

Satriwan mengatakan bahwa masih banyak intoleransi di sekolah gara-gara seragam yang bercirikan agama. 
Intoleransi ditunjukkan oleh sekolah, guru, kepsek, bahkan kepala daerah. Misalnya, pelarangan memakai jilbab atau malah kewajiban memakai jilbab bagi semua siswi.

Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumari mengatakan pihaknya masih mempelajari pembatalan SKB 3 Menteri oleh MA.

Begitu pula dengan Kemenag yang sedang mempelajari dampak dari pencabutan SKB mengenai seragam sekolah tersebut. Namun, Kemenag akan menghormati keputusan MA.

"Kami berharap dengan SKB ini justru meminimalisasi pandangan intoleran, baik terhadap agama, ras, etnis dan lain sebagainya. Kami sampaikan ucapan terima kasih atas besarnya dukungan masyarakat selama ini," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US