The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pandemi Belum Usai, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran
Calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Jumat (26/3/2021). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.).
News

Pandemi Belum Usai, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

Bisa menyesal nanti.

Minggu, 18 April 2021 15:33 WIB 18 April 2021, 15:33 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo terus mengimbau agar masyarakat tak melakukan perjalanan mudik lebaran 1442 H. Apalagi dia menilai Covid-19 di Indonesia belum berakhir, serta potensi penularan dari mobilitas manusia pada hari raya dan libur nasional sangat tinggi.

“Tidak mudik. Dilarang mudik,” tegas Doni dalam keterangannya, Minggu (18/04/2021).

Doni menyebut dengan adanya pelarangan ini, pemerintah tidak ingin adanya pertemuan silaturahmi yang dilakukan oleh masyarakat. Setelah itu menimbulkan penularan Covid-19 dan berakhir pada angka kematian yang tinggi.

Baca Juga: Larangan Mudik, Pimpinan DPR: Sudah Dipertimbangkan oleh Presiden

“Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis. Kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Kehilangan orang-orang yang kita cintai. Jangan sampai terjadi,” tegas Doni.

Pemerintah sendiri sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H telah dikeluarkan pada 7 April 2021. Melalui SE itu, Doni meminta agar masyarakat tidak keberatan lantaran aturan ini semata-mata demi kebaikan bersama.

“Jangan ada yang keberatan. Menyesal nanti,” ucap Doni.

Di sisi lain, Doni meminta seluruh unsur Pemerintah Daerah termasuk tokoh adat dan tokoh agama agar terus berupaya memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakatnya, sehingga larangan mudik Idul Fitri tahun guna mencegah penularan Covid-19 dapat diikuti dan terlaksana dengan baik.

“Kepada unsur pimpinan baik di pemerintahan termasuk TNI/Polri dan juga tokoh masyarakat juga khususnya kepada ulama, mari memahami tentang Covid-19 ini dan menyampaikan kepada masyarakat. Karena masih ada yang belum percaya Covid-19 sebanyak 17 persen,” tutup Doni.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Lanjar Wiratri
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US