The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus Aktif Covid-19 di DKI Kini 1.735, Sudah 10,5 Juta Warga yang Divaksin
Mural sosialisasi penanganan Covid-19 di Jakarta, 29 Juli 2021. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
News

Kasus Aktif Covid-19 di DKI Kini 1.735, Sudah 10,5 Juta Warga yang Divaksin

Ini rinciannya.

Senin, 04 Oktober 2021 15:09 WIB 04 Oktober 2021, 15:09 WIB

INDOZONE.ID - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan kasus aktif di DKI sampai hari ini sebanyak 1.735 kasus (orang yang masih dirawat/isolasi). Sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di DKI sampai hari ini sebanyak 858.198.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 842.929 dengan tingkat kesembuhan 98,2%, dan total 13.534 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 13,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data terkini, dilakukan tes PCR sebanyak 19.071 spesimen.

Dari tes tersebut, sebanyak sebanyak 17.832 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 127 positif dan 17.705 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen pada Minggu (3/10/2021) sebanyak 22.329 orang dites, dengan hasil 19 positif dan 22.310 negatif.

Dwi melanjutkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu, artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 118.072 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 595.910 per sejuta penduduk," kata Dwi dikutip dari laman PPID, Senin (4/10/2021).

Sementara itu, proses vaksinasi Covid-19 masih terus berlangsung. Total dosis 1 saat ini telah diberikan kepada 10.502.454 orang (117,5%), dengan proporsi 65% merupakan warga ber-KTP DKI dan 35% warga KTP Non DKI. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.802.595 orang (87,3%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI.

BACA JUGA: Apa Bahaya Kandungan Paracetamol di Laut Jakarta? Ini Jawaban Peneliti

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PPKM lainnya, seperti pelanggaran di restoran/rumah makan, serta pelanggaran perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri. Sanksi yang diberlakukan berupa kerja sosial, denda, penghentian sementara kegiatan, hingga pencabutan izin usaha.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP Provinsi DKI Jakarta pada 2 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban operasi masker dan tempat usaha lainnya dengan total denda sebesar Rp 1.700.000. Serta, 5 restoran, rumah makan, warung makan, kafe, dan 4 tempat usaha lainnya, yang diberhentikan sementara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US