The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Netizen: This is Indonesia Not Uk!
Kedubes Inggris kibarkan bendera LGBT. (Instagram/@ukinindonesia)
News

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Netizen: This is Indonesia Not Uk!

Pengibaran untuk melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia

Minggu, 22 Mei 2022 14:50 WIB 22 Mei 2022, 14:50 WIB

INDOZONE.ID - Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia di Jakarta mengibarkan bendera warna “pelangi” yang menjadi simbol bagi komunitas LGBT+. Sikap pengibaran bendera itu mendapat beragam respons dari netizen.

Kedubes Inggris mengibarkan bendera LGBT pada Kamis (17/5/2022) lalu dan diunggah ke akun Instagram Kedubes Inggris @ukinindonesia. Pengibaran bendera tersebut dilakukan Kedubes Inggris sebagai bentuk penghormatan Hari Internasional melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia, yang diperingati setiap 17 Mei sejak 2004.

Unggahan foto pengibaran bendera “pelangi” tersebut mendapat beragam komentar dari netizen Indonesia. Rata-rata warganet tidak mendukung langkah yang dilakukan Kedubes Inggris tersebut.

“This indonesia not UK!” komentar @rafhassya16.

Baca juga: Daniel Patrick: Malakai Takut, Tak Mau Balik ke Wanda Hamidah

Hingga berita ini ditayangkan, unggahan foto telah mendapatkan tombol suka (like) sebanyak lebih 3.000 kali dan lebih 4.000 orang berkomentar.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” @edhonaufal31 yang meminta Kedubes Inggris menghormati budaya di Indonesia.

“Anda ada di NKRI, yang tidak mensahkan LEGEbete (LGBT), silahkan kibarkan di negara anda, jangan di Negara kami,” timpal @jefryadt.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by British Embassy Jakarta (@ukinindonesia)


Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Teuku Faizasyah, memandang tindakan yang dilakukan oleh Kedubes Inggris untuk Indonesia tidak sensirif dan menciptakan polemik.

“Tindakan tersebut, disertai mempublikasikannya melalui akun resmi sosial media Kedubes Inggris (Instagram @ukinindonesia), sangatlah tidak sensitif dan menciptakan polemik di tengah masyarakat Indonesia,” ujar Teuku saat dihubungi Indozone, Minggu (22/5/2022).

“Kementerian Luar Negeri mengingatkan perwakilan asing untuk dapat menjaga dan menghormati sensitifitas nilai budaya, agama dan kepercayaan yang berlaku di Indonesia,” jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Rachmat Fahzry
JOIN US
JOIN US