The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mayoritas Lapas yang Ada di Indonesia  Dinilai Tidak Layak
Lapas Brebes saat ini dihuni oleh 268 orang warga binaan dari daya tampung yang hanya untuk 161 orang warga binaan. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
News

Mayoritas Lapas yang Ada di Indonesia Dinilai Tidak Layak

Memperihatinkan.

Minggu, 12 September 2021 12:20 WIB 12 September 2021, 12:20 WIB

Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana mengakui jika kondisi lembaga pemasyarakatan (Lapas) di sejumlah wilayah Indonesia memang tidak layak untuk ditempati. Hal ini berdasarkan pengalamannya melakukan kunjungan kerja sebagai anggota DPR yang merupakan mitra kerja dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Mungkin saya mau bicara soal kondisi lapas, jadi kalau keinginan  kami dari sisi pengawasan kami melakukan fungsi-fungsi pengawasan. Sebetulnya kami juga merasakan lapas mayoritas yang kita miliki memang tidak layak," ujar Eva dalam diskusi virtual bertajuk 'Misteri Tragedi Lapas Tangerang', Minggu (12/9/2021).

Menurut Eva, kondisi Lapas tidak layak karena kondisinya yang cukup memperihatinkan. Baik itu dari sisi fasilitas ataupun karena jumlah penghuninya yang melebihi dari kapasitas Lapas.

"Maksudnya tidak layak itu kondisinya memang cukup memprihatinkan, nah kalo harapan kita itu agar kita berikan sepenuhnya kegunaan yang ada itu bertempat yang layak," tuturnya.

"Layak secara manusia dan kemudian fasilitas sampai makan pun kita juga berharap itu layak. (Itu) yang kita lakukan dalam kunjungan kerja, dalam rapat kita menekankan hal tersebut. Makanya bagaimana coba dan segala macamnya," imbuh Eva.

Memang diakuinya perihal over kapasitas di dalam Lapas adalah persoalan yang sedang dihadapi sekarang ini. Namun untuk menyelesaikan persoalan tersebut tidaklah hanya sekadar memberikan anggaran untuk kemudian dibangun Lapas baru.

BACA JUGA: Update Corona Dunia 12 September: 225 Juta Kasus, 201 Juta Sembuh

Sebab Eva menekankan untuk memutuskan pembangunan Lapas ini  semuanya berada di tangan pemerintah. Dengan demikian jika anggaran pun ada maka semuanya tergantung dari pemerintah apakah ingin membangun lapas lagi guna mencegah over kapasitas.

"Ketika anggaran itu bisa kita berikan, apakah penganggaran itu atau rencana itu menjadi prioritas bagi pemerintah? Nah itu jadi satu persoalan sendiri," tandas Eva.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Utami Evi Riyani
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US