The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Ambulans Bawa Seserahan Pengantin, Ini Kata Dinkes Palembang
Viral ambulans bawa seserahan pengantin di Palembang. (Instagram/@sumsel.24jam)
News

Viral Ambulans Bawa Seserahan Pengantin, Ini Kata Dinkes Palembang

Bukan milik pemerintah daerah.

Senin, 19 Oktober 2020 22:11 WIB 19 Oktober 2020, 22:11 WIB

INDOZONE.ID - Video viral ambulans berpelat hitam membawa seserahan terjadi di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang pun akan menegur pemilik ambulans yang diketahui dikelola salah satu klinik swasta.

Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu 18 Oktober 2020.

"Diduga terjadi kemarin, Minggu (18/10/2020), sebab malam Senin ada yang telepon kasih informasi bahwa ada ambulans salah peruntukan. Setelah saya lihat video itu ternyata pelat hitam. Artinya milik swasta/pribadi bukan milik pemerintah," ujar Yudhi saat dihubungi Indozone, Senin (19/10/2020).

Yudhi menegaskan, pihaknya akan memanggil klinik pemilik ambulans yang membawa seserahan itu. Nantinya, klinik tersebut akan mendapatkan sanksi dari pihak Dinkes Kota Palembang.

"Itu ambulans milik klinik swasta dari Palembang, Rencananya akan dipanggil ke kantor untuk diberi teguran tertulis dan edaran ke semua fasilitas kesehatan, terkait penggunana ambulans hanya untuk bawa orang sakit dan meninggal dunia," kata dia.

Yudhi pun belum mengetahui motif ambulans digunakan untuk mengantar seserahan pengantin. Dia pun mengimbau masyarakat agar tak sembarangan menggunakan ambulans di masa pandemi Covid-19.

"Kami belum tahu motifnya, apakah ini merupakan konsep pernikahan, atau bagian dari yang punya klinik. Tapi jelas ini menyalahkan aturan penggunaan ambulans yang mendapat prioritas saat melintas di jalan raya, seperti menerobos lampu merah dan diberi jalan oleh pengguna jalan," urai Yudhi

"Penggunaan ambulans ini sendiri kita tak tahu apakah sudah diinfektan sebelum jalan atau sebelumnya pernah membawa pasien terpapar Covid-19. Tentu ini berbahaya karena berisiko jadi transmisi penularan," sambungnya 

Sementara terkait petugas berpakaian APD lengkap ini juga sedang didalami oleh pihak Dinkes Kota Palembang. Sebab, baju APD tak diperuntukan untuk mengantar seserahan pengantin.

"Baju hazmat atau APD itu juga gak tau dari mana? Bisa jadi beli sendiri atau bekas pakai. Nah kalau bekas pakai tentu berbahaya juga bila mendekati masyarakat karena dapat menulari Covid-19," tukas Jubir Dinkes Kota Palembang ini.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
JOIN US
JOIN US