The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dituding Lakukan Dinasti Politik, Gibran: Dimananya Dinasti Politik? Saya Juga Bingung
Gibran Rakabuming. (Instagram/gibran_rakabuming).
News

Dituding Lakukan Dinasti Politik, Gibran: Dimananya Dinasti Politik? Saya Juga Bingung

Cuma ikut kontestasi.

Sabtu, 25 Juli 2020 10:26 WIB 25 Juli 2020, 10:26 WIB

INDOZONE.ID - Calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming, akhirnya menjawab tudingan mengenai politik dinasti atas pencalonannya oleh PDI Perjuangan (PDIP), mengingat dirinya sebagai putra dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Gibran mengaku dalam satu terakhir di solo, setiap kali bertemu dengan warga, dirinya akan selalu jelaskan apa yang dimaksud dari dinasti politik. Ia juga merasa bingung ketika banyak sekali tuduhan soal hal tersebut yang menerpanya.

"Jadi, ya saya kan ikut kontestasi, bisa menang bisa kalah. Tidak harus diwajibkan memilih saya, bisa dipilih bisa tidak," ucap Gibran dalam sebuah diskusi virtual yang dikutip Indozone, Sabtu (25/7/2020).

"Ya saya kan ikut kontestasi, bisa memang bisa kalah, bisa dicoblos bisa tidak. Jadi, tidak ada kewajiban untuk mencoblos saya. (Pilkada) ini kan kontestasi bukan penunjukkan. Jadi, kalau yang namanya dinasti politik, di mana dinasti politiknya? Saya juga bingung kalau orang beritanya seperti itu," tambahnya.

Lebih lanjut, kakak dari Kaesang Pangarep ini pun mengatakan bahwa masyarakat di Solo sudah mengerti apa yang dimaksud dinasti politik. Ia pun mengaku selalu diterima dengan tangan terbuka jika melakukan blusukan.

"Kalau yang masih meributkan dinasti politik itu kan ya dari, ya kita tahu orang-orangnya siapa, dan yang diributkan itu-itu saja," ungkap Gibran.

Gibran juga mengungkapkan ketika dirinya menjadi seorang pengusaha seperti sekarang, ia hanya dapat membantu karyawannya. Namun, jika terjun ke dunia politik, maka ia akan bisa membantu orang lebih banyak lagi.

"Ya saya juga pengusaha. Yang saya sentuh hanya karyawan saya saja. Tetapi kalau saya masuk ke politik, yang bisa saya sentuh kalau di Solo ya 500.000-an orang yang bisa saya sentuh melalui kebijakan-kebijakan saya," tutupnya.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
M Fadli
Sarah Hutagaol
M Fadli

M Fadli

Writer
Sarah Hutagaol

Sarah Hutagaol

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US