The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Berakhir,  Tiga Penumpang Belum Teridentifikasi
Keluarga pramugari Sriwijaya Air SJ 182 Mia Tresetyani Wadu (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
News

Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air Berakhir, Tiga Penumpang Belum Teridentifikasi

744 sampel yang diterima.

Selasa, 02 Maret 2021 17:21 WIB 02 Maret 2021, 17:21 WIB

INDOZONE.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memutuskan untuk menutup atau mengakhiri proses identifikasi jasad korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada hari ini. Artinya sejauh ini, masih terdapat tiga nama korban yang belum dapat teridentifikasi.

"Dengan telah selesainya seluruh pemeriksaan dan kegiatan dalam prosesi DVI SJ 182 yang berlangsung sejak 9 Januari 2021, maka pada hari ini Selasa, 2 Maret 2021, pukul 13.50 WIB operasi SJ182 secara resmi dinyatakan ditutup," kata Kapusdokes Polri Brigjen Pol Rusdianto dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021)

Rusdianto menyebut sejauh ini sudah ada 744 sampel yang diterima tim DVI dari keluarga korban. DVI pun sudah bekerja melakukan penyamaan atau rekonsiliasi sampel tersebut termasuk melakukan identifikasi melalui DNA.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan, kita lakukan rekonsiliasi selama operasi DVI SJ182 sejak 9 Januari 2021 sampai saat ini telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi sebanyak 15 kali dan berhasil mengidentifikasi jenazah sejumlah 59 jenazah terdiri dari 30 laki-laki dan 29 perempuan dengan presentase 95,2 persen," beber Rusdianto.

Dengan ditutupnya proses identifikasi oleh tim DVI, masih ada tiga nama korban yang belum berhasil teridentifikasi. Ketiga nama korban tersebut antara lain Panca Widya (46), Dania (2) dan Arkana berusia tujuh bulan.

Meski proses identifikasi sudah resmi ditutup, Rusdianto menyebut jika ada perkembangan dalam kasus ini pihaknya akan memberikan informasi.

"Bila ada perkembangan lebih lanjut akan kita informasikan kembali," pungkas Rusdianto.

Artikel Menarik Lainnya:


Fahmy Fotaleno
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US