The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Eks Mensos Juliari Ternyata Sering Bolos Sekolah, Pergi dari Rumah Pakaian Seragam
Juliari Batubara (ANTARA/Agus Salim)
News

Eks Mensos Juliari Ternyata Sering Bolos Sekolah, Pergi dari Rumah Pakaian Seragam

Selasa, 15 Desember 2020 17:39 WIB 15 Desember 2020, 17:39 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara hingga kini menjadi sorotan publik setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi bantuan sosial untuk korban dampak krisis pandemi Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejak kasus tersebut mencuat, beberapa video wawancara dengan Jualiati atau yang kerap disapa Ari ini pun bermunculan kembali. Setelah sebelumnya video podcastnya dengan Deddy Corbuzier beredar, kini video wawancaranya dengan motivator Merry Riana juga ikut beredar.

Pada video yang diunggah di akun Youtube Merry Riana pada Desember 2019, Ari menjawab beberapa pertanyaan yang berisikan seputar kehidupan pribadinya.

Di salah satu pertanyaan yang dilontarkan Merry, Ari menceritakan dirinya yang saat SMA sering bolos sekolah.

"Kalau bapak bisa pergi ke masa lalu saat muda nasihat apa yang mau bapak berikan?" tanya Merry Riana kepada Mantan Mensos tersebut, seperti dikutip INDOZONE, Selasa (15/12).

Ari menceritakan dirinya yang saat SMA sering bolos sekolah, bahkan ibunya kerap dipanggil guru bimbingan penyuluhan (BP) karena katahuan tidak masuk sekolah.

"Jangan suka bolos kali ya, saya suka bolos dulu. Lumayan sering bolos saya dulu," jawab Ari.

"Ibu saya sampai kapok kalo saya dipanggil sama guru BP. Kalau dipanggil guru BP pasti karena saya sering bolos," jelas Ari.

Juliari Batubara juga menceritakan bahwa dirinya tidak masuk ke sekolah karena terikut temannya.

"Saya waktu SMA jurusan A1 Fisika, kelas 1, kelas 2 saya masuk siang di SMA Negeri. Kalau siang itukan mau bangun jam berapa aja oke. Jadi kadang-kadang saya didatangi teman saya yang juga bolos, dia kelas pagi datang kerumah saya, akhirnya saya juga ikutan bolos," jelas Ari. 

Ari juga mengungkap bahwa hal seperti itu biasa bagi remaja  dan merupakan proses pendewasaan diri.

"Tapi ya itu bagian dari growing up la," tambah Ari.

Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Batubara diduga telah menerima suap sebesar Rp17 miliar dari pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk rakyat terdampak Covid-19 di lingkup Kementerian Sosial.

Bahkan Juliari Batubara sempat akan dikenakan hukuman mati karena beberapa tokoh pernah menyebut oknum yang nekat melakukan korupsi dana bansos Covid-19 akan dihukum mati.

Pada kasus tersebut, KPK juga menetapkan empat tersangka lainnya. Mereka adalah MJS (Matheus Joko Santoso), AW (Adi Wahyono) dan sebagai pemberi AIM (Ardian IM) dan HS (Harry Sidabuke).

Artikel Menarik Lainnya:

Fahrizal Daulay
Putri Octapia Saragih

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US