The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemprov DKI Jakarta Hasilkan Rp4,9 Miliar dari Denda Pelanggaran PSBB
Petugas Satpol PP menunjukkan kopi yang dibagikan pegiat kopi di kota Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (1/10/2020). (ANTARA FOTO/Candra Yanuarsyah)
News

Pemprov DKI Jakarta Hasilkan Rp4,9 Miliar dari Denda Pelanggaran PSBB

Banyak pelanggar.

Minggu, 25 Oktober 2020 13:46 WIB 25 Oktober 2020, 13:46 WIB

INDOZONE.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) DKI Jakarta telah mendapatkan Rp4,9 miliar dari denda pelanggaran protokol kesehatan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak April 2020.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebutkan bahwa pelanggaran yang terjadi kebanyakan masih datang dari aturan memakai masker dengan benar.

"Sementara ini (pelanggaran terbanyak) masih masker. Karena memang kalau restoran dan lain sebagainya kan kita lihat masih selama dia masih patuh dan disiplin kita juga tidak lakukan penindakan, kalau masker kita masuk ke pemukiman," ucap Arifin, Minggu (25/10/2020).

Adapun, pada PSBB Transisi kedua, Pemprov DKI Jakarta telah mengumpulkan denda senilai Rp97,2 juta. Denda tersebut didominasi oleh sanksi perorangan sebanyak Rp72,2 juta dan tempat usaha, yakni Rp25 juta.

Selama dua pekan pelaksanaan PSBB Transisi, Satpol PP DKI Jakarta pun mencatat ada 13.300 pelanggaran aturan pakai masker. Sebanyak 12.853 dihukum kerja sosial dan 447 lainnya didenda.

Di sektor restoran atau rumah makan, Satpol PP mencatat ada 706 pelanggaran. Sebanyak dua restoran didenda dan 22 harus ditutup selama 24 jam.

Selain itu, Satpol PP juga menemukan 291 pelanggaran di sektor perkantoran, tempat usaha, dan industri. Sebanyak 16 tempat di sektor ini harus rela ditutup 3x24 jam.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US