The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

 Anies Baswedan Segel Kantor yang Tidak Berlakukan WFH: Ini Soal Nyawa
Anies Baswedan. (Instagram/@aniesbaswedan)
News

Anies Baswedan Segel Kantor yang Tidak Berlakukan WFH: Ini Soal Nyawa

Selasa, 06 Juli 2021 16:13 WIB 06 Juli 2021, 16:13 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyegel sejumlah kantor yang tidak memberlakukan Work From Home (WFH) terhadap karyawannya saat PPKM Darurat. Anies juga memulangkan sejumlah karyawan saat melakukan sidak.

"Kami menemukan masih ada kantor-kantor yang bukan sektor esensial/ kritikal tapi masih tetap masuk bekerja atau esensial tapi melebihi 50%. Ini bukan sekadar pelanggaran peraturan PPKM Darurat yang dibuat pemerintah, ini adalah pelanggaran atas tanggung jawab kemanusiaan," kata Anies melalui Instagram-nya, Selasa (6/7/2021).

Pemilik atau manajer kantor, diungkapkan oleh Anies juga akan diproses secara hukum.

"Kantor-kantor yang melanggar langsung kami segel, ditutup kantornya, semua karyawannya dipulangkan untuk bekerja dari rumah dan pemilik/manajer kantor diproses hukum oleh kepolisian," sambungnya.

Anies kemudian menegaskan bahwa ini bukan soal aturan, namun soal nyawa untuk melindungi sesama. Anies mengajak semua orang tanpa terkecuali untuk ikut mengambil tanggung jawab.

Baca juga: Gubernur Anies Baswedan Marahi HRD Paksa Karyawan Masuk Kantor: Ibu Ini Egois!

"Bila tempat Anda bekerja bukan sektor esensial, tapi masih masuk 100% atau sektor esensial tapi yg WFO lebih dari 50%, segera laporkan lewat JAKI secara anonim, kerahasiaan pelapor dijamin," ujar Anies.

Dengan begitu, masa-masa sulit tersebut kata dia bisa terlewati dengan baik sehingga kasus COVID-19 mereda dan masyarakat bisa kembali hidup normal.

"Masa-masa sulit ini akan bisa lebih cepat selesai bila kita semua bekerja sama dengan disiplin menjaga keselamatan bersama," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US