The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kronologi Alphard Via Vallen Dibakar, Pelaku Mondar-Mandir Sebelum Ledakkan Mobil
Pembakar mobil Alphard Via Vallen terekam CCTV. (Foto: Istimewa)
News

Kronologi Alphard Via Vallen Dibakar, Pelaku Mondar-Mandir Sebelum Ledakkan Mobil

Rabu, 01 Juli 2020 15:03 WIB 01 Juli 2020, 15:03 WIB

INDOZONE.ID - Video rekaman CCTV memperlihatkan kronologi pembakaran mobil Toyota Alphard milik penyanyi dangdut koplo Via Vallen pada Selasa dini hari (30/6/2020). Rekaman CCTV itu diunggah Via di akun Instagram-nya.

Pertama, pada pukul 3.13.42, pelaku mengenakan tas samping datang menuju mobil. Ia terlihat mondar-mandir. Ia kemudian memutar dari sawah yang ada di balik tembok.

"Berhubung masih banyak orang lighting di garasi belakang, akhirnya pelaku putar balik dan memutuskan untuk lewat sawah," tulis keterangan dalam video tersebut.

Setelah itu, pukul 3.18, pelaku sudah di belakang mobil, datang lewat sawah. Semenit kemudian, pukul 03.19, mobil meledak. Tidak sampai dua menit terhitung sejak pelaku sampai di belakang mobil, pelaku meledakkan mobil menggunakan bensin.

"Pelaku kabur melewati jalan sawah lagi, di depan mushola yang dilewati pelaku ada saksi yang melihat pelaku," lanjut keterangan video.

Setelah itu kru berlari keluar melihat mobil yang terbakar. Dalam caption video itu Via menjelaskan kalau mobil diparkir di samping rumah karena garasi mobilnya dipakai untuk syuting.

"Jadi karena garasi mobil belakang di pake acara, semua mobil di keluarkan dan di parkir di samping rumah," kata Via.

Sekitar setengah jam sebelum mobilnya dibakar, Via masih sempat mengunggah story proses syuting di garasi belakang rumahnya. Rencananya, begitu selesai, mobilnya akan dimasukkan kembali ke garasi.

Pelaku terbilang nekat melancarkan aksinya karena saat itu masih banyak orang mondar-mandir.

"Tapi blm sampai selesai bongkaran, jam 3:13 pelaku berusaha masuk ke area mobil dan berhasil membakar mobil di jam 3:19 (padahal di area garasi masih banyak orang mondar mandir keluar) Posisi sy pun masih ngereview videonya," lanjut Via.

Dalam kondisi panik ketika kobaran api yang melahap mobilnya membesar, Via masih sempat mengkhawatirkan rumah kucingnya dan juga rumah tetangganya.

"SAYA PANIK, krn api ke arah RUMAH KUCING dan di samping rumah masih banyak rumah tetangga juga. Saya takut apinya kemana mana," katanya.

Via mengaku sengaja memvideokan kebakaran mobilnya dan membagikannya ke instastory dengan tujuan supaya petugas pemadam kebakaran dapat bertindak cepat dan tidak menganggap dirinya iseng ketika memberitahu melalui telepon.

Via sendiri sudah menelepon petugas pemadam kebakaran namun datangnya terlambat.

"Makanya sy sampe melakukan siaran langsung di IG dengan tujuan agar PMK cepat datang ( agak kuatir laporan by phonenya di anggep iseng, krn di jam mereka tidur)," katanya.

Tak cuma membakar mobil, pelaku juga meninggalkan pesan bernada mengancam di dinding tembok dekat mobilnya dibakar. Tulisannya, menurut Via, tidak terlalu jelas, tapi ada bagian kata berupa "Mati kalian".

"Maaf jg untuk semua media, krn kemarin sy blm bisa berkomentar apa apa. Kemarin sy masih bingung dengan apa yg sudah terjadi, krn jg ada tulisan bernada ancaman di  tembok rumah yg cm bisa di baca di bagian kata 'Mati Kalian'. Terimakasih untuk  kepolisian, PMK dan semua pihak yang sudah membantu. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini dikemudian hari," imbuh Via.

Adapun tersangka pembakar mobil Alphard Via Vallen, P, ternyata memang benar sakit hati seperti dugaan yang beredar sebelumnya. Warga Sumatera Utara itu sakit hati karena sangat ingin ketemu idolanya, namun keinginannya tak terpenuhi.

Dari keterangannya kepada polisi, P mengaku, kekesalannya memuncak karena dia dibilang kotor dan lusuh saat ingin bertemu Via Vallen.

"Menurut versi pelaku, saat itu dirinya sempat mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan, seperti (dibilang) 'kamu itu kotor, baju kamu itu lusuh' dari seseorang yang menemuinya," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, seperti dilansir Antara, Rabu (1/7/2020).

Saking ngebetnya ingin bertemu Via, kata Kapolres, P sampai bersusah-payah berangkat  dari Cengkareng menuju Tanggulangin, Sidoarjo, dengan menumpang truk secara estafet. Sedihnya, begitu berhasil mendapatkan alamat Via, keinginannya yang sudah dipendamnya sejak lama malah berakhir pupus.

"Motif sementara pelaku berinisal P ini, sakit hati karena tidak bisa bertemu dengan artis idolanya. Ada perasaan kecewa terhadap pelaku. Bahkan, dari keterangan pelaku, dirinya sudah berada di wilayah Tanggulangin sejak sepuluh hari terakhir," jelas Sumardji.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US