The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tolak Jenazah Mantan Danramil Dikubur di Tanah Kelahiran, Warga Gunungkidul Minta Maaf
Ilustrasi pemakaman. (Foto/Antara)
News

Tolak Jenazah Mantan Danramil Dikubur di Tanah Kelahiran, Warga Gunungkidul Minta Maaf

Selasa, 15 Juni 2021 17:41 WIB 15 Juni 2021, 17:41 WIB

INDOZONE.ID - Warga yang melakukan penolakan terhadap pemakaman mantan Danramil yang mau dimakamkan di tanah kelahiran, akhirnya meminta maaf kepada publik.

Diketahui Warga Padukuhan Trengguno Lor, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menolak pemakaman almarhum Mayor (purn) Inf Suyitno (60) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) wilayahnya pada 11 Juni 2021.

Awalnya warga bersikukuh menolak pemakaman tersebut lantaran almarhum meninggal dunia dalam status terpapar covid-19, namun kini merasa menyesal atas perbuatan yang mereka lakukan.

"Secara pribadi dan bersama-sama dengan ini kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut dan dikarenakan kekurangan pengetahuan kami terhadap persoalan penanganan pemakaman jenazah Covid-19," kata Rohmadi alias Mandra seperti yang disampaikan melalui rekaman video seperti yang dilihat Indozone, Selasa (15/6/2021).

Rohmadi mengatakan mereka sadar kalau penolakan tersebut telah membuat kegaduhan di media dan terlebih membuat keluarga korban Almarhum Bapak Mayor Infantri Suyitno mengalami serangan psikis yang diakibatkan dari perbuatan mereka.

Sebelumnya sempat heboh penolakan warga yang merasa khawatir penyebaran Covid-19 di kampung mereka sehingga menolak pemakaman mantan Danramil almarhum Mayor Infrantri Suyitno.

Warga bahkan meminta sejumlah tukang gali kubur yang tengah mempersiapkan pemakaman untuk menghentikan aktifitasnya.

Kala itu salah seorang warga setempat mengutarakan bahwa lingkungan tidak menghendaki jika TPU tersebut digunakan untuk memakamkan jenazah terkonfirmasi positif.

Ia beralasan bahwa lingkungan di Trengguno Lor takut akan virus tersebut dan khawatir jika tertular covid19.

Penolakan ini pun akhirnya dimediasi oleh pemerintah Kalurahan Sidorejo, Pemerintah Kalurahan Ngeposari, dan Polsek Ponjong serta Koramil Ponjong.

Akhirnya jenazah S yang merupakan mantan Danramil berpangkat terakhir Mayor itu dikebumikan di TPU Kalangbangi Wetan, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu atas permintaan keluarga dan pemerintah Kalurahan Ngeposari.

Sebenarnya, pemilihan pemakaman di Trengguno Lor sendiri lantaran S lahir di Padukuhan Trengguno Lor namun kemudian tinggal di Ngeposari bersama keluarganya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US