The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Begini Kronologi Hilangnya Harley Davidson di Tangsel saat Dijual
Motor Harley Davidson yang dibawa kabur calon pembeli. (Instagram/rranggarya)
News

Begini Kronologi Hilangnya Harley Davidson di Tangsel saat Dijual

Modus test drive.

Minggu, 23 Agustus 2020 11:18 WIB 23 Agustus 2020, 11:18 WIB

INDOZONE.ID - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengusut kasus hilangnya satu unit motor Harley Davidson Sportster XL 883 R saat hendak dijual oleh korban. Begini kronologi hilangnya motor mewah itu versi polisi.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisono mengatakan korban dalam kasus ini sudah membuat laporan polisi ke pihaknya. Dari keterangan korban, kala itu korban menjual motor itu melalui aplikasi jual beli online.

"Tanggal 21 Agustus 2020 sekitar pukul 14.00 WIB diduga pelaku menghubungi korban menanyakan ketersediaan motor yang diiklankan di OLX," kata AKP Muharam saat dihubungi Indozone, Minggu (23/8/2020).

Kala itu, korban memang membuat iklan online pada 6 Agustus 2020. Korban menjual satu unit motor Harley Davidson yang ditaksir seharga kurang lebih Rp250 juta.

Diduga pelaku disebut Muharam sempat menghubungi korban untuk berjanjian dengan iming-iming membeli motor besar itu. Pelaku itu juga mengaku-ngaku berasal dari Bandung dan sedang menikmati liburan di Puncak.

"Pukul 16.00 WIB pelaku menghubungi korban dan meminta izin untuk melihat motor. Pukul 20.00 WIB pelaku menghubungi korban lagi dan menyebut pelaku sedang dalam perjalanan," ungkap Muharam.

Muharam menyebut pelaku datang ke rumah korban menggunakan taksi online. Setibanya di rumah korban, pelaku dan sopir taksi online itu seperti mengecek-ngecek motor korban.

Pelaku sempat berbincang-bincang dengan korban dan menanyakan seputar aksesori dari motor itu. Pelaku juga meminta untuk test drive dan disetujui oleh korban.

"Lima menit setelah pelaku memakai motor, korban heran karena sudah tidak terdengar suara motornya," kata Muharam.

Lebih jauh Muharam mengatakan korban mengizinkan pelaku mengetes motor karena mengira sopir taksi online itu merupakan rekan pelaku. Ternyata sopir taksi online itu tidak mengenal pelaku.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US