The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selamat! 4 Anak Muda Indonesia Berhasil Menang Kompetisi EU Social DigiThon
Empat pemenang EU Social DigiThon yang diumumkan secara virtual pada Jumat (5/3/2021). (ANTARA/HO-Delegasi Uni Eropa Jakarta)
News

Selamat! 4 Anak Muda Indonesia Berhasil Menang Kompetisi EU Social DigiThon

Sabtu, 06 Maret 2021 11:01 WIB 06 Maret 2021, 11:01 WIB

INDOZONE.ID - Empat anak muda Indonesia menjadi pemenang kompetisi ‘Social DigiThon’ yang digelar oleh Uni Eropa (EU). Lomba ini bertujuan menjembatani informasi digital dan teknologi dengan solusi masalah sosial dan hak asasi manusia terutama di tengah pandemi.

Kompetisi yang digelar tahun ini oleh Delegasi Uni Eropa di Jakarta bekerja sama dengan Asosiasi Internet of Things (IoT) Indonesia (ASIOTI), mengangkat tema "Aksi Muda untuk Perubahan".

“Melalui kompetisi ini kami ingin menciptakan kaitan antara informasi digital, teknologi, serta solusi terhadap masalah sosial dan hak asasi manusia yang muncul akibat pandemi COVID-19,” kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Picket, dilansir Antara (6/3/2021).

Pemenang pertama dari kompetisi itu yakni proyek Gelang Anti Kekerasan dari Tim DikaEuy yang dipimpin M Sulthan Mazaya. Idenya adalah membuat gelang yang terhubung dengan aplikasi protokol keselamatan darurat sebagai solusi perlindungan untuk perempuan dan anak.

Juara kedua adalah Tim Untuk Ibu pimpinan Jones Napoleon Autumn dengan proyek Untuk Ibu: Pusat Kesehatan dan Jurnal Pendamping Kehamilan Wanita Indonesia.

Tim Yudis Thiro Kabul Yunior dan Fattaa Septian Dwi Cahyo dengan inovasi DTRON Smart Chair yang menyediakan solusi bagi penyandang disabilitas, serta Tim Solutioner pimpinan Alfan Adi Chandra dengan Aplikasi E-Learning untuk Penyandang Disabilitas, Sensorik Berbasis AI masing-masing menjadi pemenang ketiga.

Pemenang pertama mendapatkan dukungan dana Rp50 juta, pemenang kedua Rp30 juta, dan masing-masing pemenang ketiga Rp20 juta.

Keempat pemenang juga akan mengikuti program mentoring yang dipimpin oleh para ahli dari Uni Eropa.

Komisioner Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, sebagai salah satu dewan juri mengatakan bahwa pihaknya mencari gagasan yang membawa solusi yang betul-betul dibutuhkan oleh kelompok rentan guna memudahkan kehidupan mereka di tengah situasi pandemi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US